Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Polhukam
  3. Jelang Aksi Damai 19 September, 21 Anggota KNPB Yahukimo Ditangkap
  • Sabtu, 17 September 2016 — 19:11
  • 932x views

Jelang Aksi Damai 19 September, 21 Anggota KNPB Yahukimo Ditangkap

Piter mengatakan, awalnya sekitar 200an orang mendatangi kantor polisi untuk meminta delapan orang tersebut dibebaskan. Namun, mereka dibubarkan oleh puluhan anggota polisi yang bersenjata. Berikut, sebanyak 13 orang lainnya ikut ditahan di kantor polisi tersebut.
Anto Soll (26), saat di RSUD Dekai saat menjalani perawatan karena dipukul aparta polisi Yahukimo, Sabtu (17/9/2016). Jubi/Piter Lokon
Yuliana Lantipo
yuliana_lantipo@tabloidjubi.com
Editor : Victor Mambor

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1

Jayapura, Jubi – Polisi Yahukimo kembali menangkap 21 anggota Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah itu saat mereka menyebarkan selebaran yang berisikan ajakan untuk aksi damai bersama pada Senin (19/9/2016), di Pasar Lama Dekai, Jl Sudirman, pukul 8.00 waktu setempat, pagi ini.

Kontributor Jubi di Yahukimo, Piter Lokon mengatakan penangkapan dilakukan polisi ketika puluhan anggota dan simpatisan KNPB Yahukimo membagi-bagi selebaran di Pasar Lama, kota Dekai. Ia menjelaskan, terlihat anggota yang mengenakan pakaian dari satuan Brimob dan polisi.

“Mereka (aparat) hadang anggota KNPB, mereka bawa senjata dan keluarkan tembakan. Pertama mereka tahan delapan orang di kantor Polisi. Kemudian jumlahnya bertambah lagi menjadi 21 orang,” kata Piter via ponselnya, Sabtu (17/9/2016).

Piter mengatakan, awalnya sekitar 200an orang mendatangi kantor polisi untuk meminta delapan orang tersebut dibebaskan. Namun, mereka dibubarkan oleh puluhan anggota polisi yang bersenjata. Berikut, sebanyak 13 orang lainnya ikut ditahan di kantor polisi tersebut.

Berikut identitas 28 orang yang ditahan di Polres Yahukimo. Sementara tiga diantaranya belum diketahui identitasnya.

Ruben Wakla (18) , Arpius Magayang (18), Yeni Mambrasa (16), Anike Mohi (22), Menus Salla (16), Elka Payage (17), Yoas Payage (17), Anto Soll (26), Laki Balingga (17), Beto Suhun (26), Kayus Soll (27). Kemudian, Putiman Wakla (24), Yoel Soll (25), Anius Baye (23), Deko Kobak (16), Menus Salak (17), Elimas Soll (18) dan Anto Soll (15).

Anto Soll (26), salah satu simpatisan KNPB, yang dipukul anggota polisi hingga harus dilarikan ke rumah sakit umum Dekai. Ia mengaku dipukul polisi saat hendak ke kantor Polres Yahukimo untuk bernegosiasi membebaskan 10 anggota KNPB yang sudah ditahan lebih dulu.

“Saya dipukul ketika pergi ke Polres untuk bebaskan 10 orang yang ditangkap pertama namun ada seorang yang tak diketahui melempar batu ke polres sehingga anggota polisi keluar dan memukul saya menggunakan pucuk senjata, karet mati dan tali rotan di bagian alis mata, dahi, tulang belakang dan tulang rusuk. Otak kecil saya juga dipukul dengan ujung pucuk senjata,” kata Anto Soll kepada Jubi saat berbaring untuk mendapat perawatan di RSUD Dekai.

Jubi tidak berhasil terhubung dengan Wakil Polisi Resort Yahukimo, Kompol Bahar Tushiba yang dihubungi melalui ponselnya 08128582000.

Terpisah, Ketua Umum KNPB Victor F. Yeimo mengatakan pihaknya mengeluarkan seruan kepada seluruh pengurus organisasi tersebut diseluruh wilayah untuk menggelar aksi damai serentak pada Senin (19/9). Ia mengatakan rencana aksi tersebut sebagai bentuk dukungan kepada negara-negara Pasifik yang tergabung dalam Pacific Island Coalition on West Papua (PICWP) yang akan berbicara dalam Sidang Umum PBB terkait persoalan Papua.

“Dengan hormat, kami serukan kepada Rakyat West Papua, dalam tuntunan Tuhan, untuk bersama-sama kita kawal perjuangan Penentuan nasib sendiri dan kejahatan Indonesia atas kemanusiaan di West Papua yang akan disuarakan PICWP di sidang umum PBB, juga dalam pertemuan dengan Sekjen PBB Ban Ki-moon,” tulis Victor dalam pesannya kepada Jubi.

“Rakyat West Papua adalah rakyat pejuang, karena kemerdekaan bangsa ada di tangan rakyat. Persatuan perjuangan dalam doa dan aksi adalah kunci perjuangan. Oleh sebab itu, libatkan diri dan keluarga anda dalam doa aksi turun jalan secara damai tanggal 19 September 2016 di seluruh West Papua.” (*)

loading...

Sebelumnya

Penembakan di Puncak Jaya “Berbau” Proyek Pilkada?

Selanjutnya

Keluarga Bantah Penembakan di Wanam-Merauke versi Polisi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe