Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. Generasi muda Kabupaten Jayapura mengutuk aksi teror di Surabaya
  • Senin, 14 Mei 2018 — 21:24
  • 664x views

Generasi muda Kabupaten Jayapura mengutuk aksi teror di Surabaya

Aksi dilakukan spontan dengan cara  berkumpul dan menyalakan lilin di bekas lapangan sepak bola Sentani, sebagai bentuk duka cita terhadap para korban.
Para pemuda di Kabupaten Jayapura usai membakar lilin seagai simbol dukacita bagi korban bom bunuh diri di Surabaya,-Jubi / Engel Wally.
Engelbert Wally
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Puluhan generasi muda dari sejumlah denominasi gereja di Kabupaten Jayapura menggelar aksi keprihatinan teror bom bunuh diri di Kota Surabaya yang terjadi pada Minggu pagi, (13/5/2018). Aksi dilakukan spontan dengan cara  berkumpul dan menyalakan lilin di bekas lapangan sepak bola Sentani, sebagai bentuk duka cita terhadap para korban.

“Aksi ini sebagai turut berduka terhadap saudara-saudara kami yang menjadi korban dalam aksi bom bunuh diri, kami mengutuk dan mengecam kelompok-kelompk teroris sebagai pelaku aksi itu,” kata Ketua Pemuda Katolik Kabupaten Jayapura, Raf Marthin, dalam aksi keprihatinan yang digelar.

Ia mengatakan aksi yang dilakukan itu juga sebagai bentuk penolakan terhadap paham radikalisme dan teroris yang tumbuh subur di Indonesia.

“Kami minta kepada presiden Indonesia, panglima TNI, Kapolri segera mengambil langkah terhadap  dalam aksi bom bunuh diri di tiga gereja Kota Surabaya dan mengembalikan suasana Indonesia yang aman dan damai,” ujar Raf Marthin menambahkan.

Sekretaris Umum Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Kabuaten Jayapura, Raymond Karuway, minta agar pemerintah daerah segera mengantisipasi lajunya paham-paham radikalisme dan teroris di Kabupaten Jayapura.

“Harus ada pendataan yang ketat bagi siapa saja yang masuk dan keluar dari daerah ini," kata Karuway. 

Menurut dia, pemerintah harus mulai menindak siapa pun yang tidak berkepentingan, baik status dan identitas warga yang tak jelas. "Tidak boleh ada yang memanfaatkan situasi daerah yang sudah dicanangkan sebagai zona integritas kerukunan umat,” katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Kabupaten Jayapura juarai tenis meja Bupati Raja Ampat Cup 2018

Selanjutnya

Pembangunan pagar Lanud, Pemkab Jayapura layangkan surat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 32942x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 8981x views
Polhukam |— Kamis, 13 September 2018 WP | 6491x views
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 5960x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5648x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe