Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Mando Mote: Penyelesaian kasus Nabire harus transparan
  • Selasa, 15 Mei 2018 — 18:19
  • 677x views

Mando Mote: Penyelesaian kasus Nabire harus transparan

Ia menilai, proses hukum penganiayaan yang dialaminya dan kekerasan terhadap jurnalis Jubi (Koran Jubi dan tabloidjubi.com), Abeth You terkesan berbelit-belit.
Salah satu tokoh pemuda Deiyai, Mando Mote - Jubi. Dok
Arjuna Pademme
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Mando Mote, salah seorang tokoh pemuda Kabupaten Deiyai yang menjadi korban pemukulan anggota polisi dalam debat kandidat pasangan calon (paslon) kepala daerah Deiyai di Nabire, 5 Mei 2018 itu, ingin proses kasus yang kini ditangani Polda Papua, transparan dan bertanggung jawab.

Ia menilai, proses hukum penganiayaan yang dialaminya dan kekerasan terhadap jurnalis Jubi (Koran Jubi dan tabloidjubi.com), Abeth You terkesan berbelit-belit.

Katanya, kasus ini sudah jelas kategori penganiayaan dan ada bukti korban. Aksi itu juga sudah menyebar dalam bentuk rekaman video dan foto, disertai beberapa saksi.

"Polda Papua yang menangani masalah ini tidak perlu berbelit-belit. Kapolri, Kapolda Papua dan Kapolres Nabire sudah mengetahui dan mengakui anggotanya bersalah. Karenanya, saya minta  diselesaikan secara hukum yang berlaku, transparan dan bertanggung jawab," kata Mando Mote kepada Jubi, Selasa (15/5/2018).

Menurutnya, negara ini merupakan negara hukum, sehingga hukum harus ditegakkan. Jika hukum dikesampingkan demi menyelamatkan kepentingan lembaga atau institusi, maka hal itu tidak dibenarkan.

"Kapolri, Kapolda, Kapolres Nabire sudah bersikap tegas, jujur, terbuka, dan bertanggung jawab. Sudah mengakui anggotanya bersalah dan harus diproses hukum," ucapnya.

Namun lanjutnya, akan mengapresiasi jika pelakunya diproses hukum hingga mendapat sanksi sesuai perbuatan.

"Saya bersama Abeth You akan mengawal penyelesaian kasus ini hingga betul-betul selesai," katanya.

Sementara itu, pemuda wilayah Meepago, Benediktus Goo mengatakan, kekerasan yang dialami Mando Mote dan Abeth You membuat masyarakat berpendapat, jika mereka yang punya pengaruh dapat dipukul, dikeroyok, diintimidasi, apalagi masyarakat.

"Makanya kami memberikan nilai merah kepada Polres Nabire, karena tak bekerja sesuai tupoksinya. Kapolda segera menindak oknum pelaku pengeroyokan terhadap Mando Mote dan Abeth You," kata Benediktus Goo. (*) 

loading...

Sebelumnya

Jurnalis hanya butuh keterbukaan informasi dari KPU Papua

Selanjutnya

MRP : Negara terkesan melindungi teroris

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Rabu, 18 Juli 2018 WP | 4630x views
Nabire Membangun |— Selasa, 17 Juli 2018 WP | 4411x views
Dunia |— Minggu, 22 Juli 2018 WP | 4359x views
Jayapura Membangun |— Selasa, 17 Juli 2018 WP | 3536x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe