Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Aktris Holywood bersatu tuntut kesetaraan upah
  • Rabu, 16 Mei 2018 — 15:39
  • 590x views

Aktris Holywood bersatu tuntut kesetaraan upah

Mereka merupakan korban pelecehan seksual Harvey Weinstein yang mulai terkuak pada Oktober 2017.
Aktris Holywood Salma Hayek. Wikimedia.Commons.org/Jubi
ANTARA
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Cannes, Prancis, Jubi- Aktris Meksiko-Amerika Salma Hayek, juru kampanye pelecehan seksual di industri film, mengatakan para aktor harus mendapatkan bayaran yang lebih sedikit untuk menyetarakan ketimpangan dengan para aktris yang bertahun-tahun mendapat bayaran kurang.

Sehari setelah bergabung dengan puluhan pembuat film wanita lainnya, termasuk Jane Fonda dan Cate Blanchett, pada unjuk rasa di Festival Film Cannes untuk mendukung perjuangan hak-hak perempuan, Hayek mengatakan dalam sebuah konferensi: "Para aktor harus mengatakan: 'OK, waktunya sudah habis. Saya memiliki pendapatan yang baik, tapi sekarang juga waktunya untuk bermurah hati dengan para aktris dalam film.'

"Kita semua harus menjadi bagian dari penyesuaian. Itu adalah salah satu ide. Saya akan dibenci karenanya. Kuharap saya bisa mendapatkan pekerjaan setelah ini!" Isu kesetaraan telah menjadi tema yang terus berjalan sepanjang festival film itu, yang pertama terjadi sejak tuduhan pelecehan seksual terhadap beberapa tokoh besar "Hollywood" muncul tahun lalu.

Festival Film Cannes berlangsung dari 8 Mei hingga 19 Mei.

Pada awal Maret lalu, Salma Hayek Ashley Judd (49) dan Annabella Sciorra (57) yang kompak mengenakan gaun dengan motif berwarna ungu.

Mereka merupakan korban pelecehan seksual Harvey Weinstein yang mulai terkuak pada Oktober 2017. Kasus Weinstein membuka bobrok pelecehan di tempat kerja yang telah dilakukan di industri Hollywood selama tiga dekade terakhir.

Weinstein merupakan pimpinan perusahaan The Weinstein Company (TWC) yang memproduksi film besar, bahkan mengantarkan beberapa di antaranya ke Academy Awards alias Oscar, seperti The Artists dan The King's Speech.

Masing-masing aktris tersebut memberikan sambutan mengenai pelecehan seksual dan kesetaraan perempuan.

Sciora menyindir dunia hiburan yang didominasi laki-laki, dengan menyinggung penggunaan hak yang seolah diharuskan kepada wanita untuk menunjang penampilan.

"Saya harus memakai sepatu hak dengan benar? Jadi saya bisa sampai di atas panggung ini," kata Sciora.

Kampanye itu dilanjutkan oleh Judd. Ia mengajak semua pihak yang berada di dunia hiburan untuk menjaga kesetaraan perempuan.

"Kami harus bekerja sama untuk memastikan bahwa 90 tahun ke depan [tetap] memberdayakan kesetaraan dan keragaman. Itulah yang dijanjikan tahun ini," kata Judd

Mereka pun menampilkan klip yang menunjukkan bagaimana pria mendominasi industri hiburan Hollywood.

Bagian kampanye melawan pelecehan seksual ini menjadi bagian dari pertunjukan Oscar 2018. Sebelumnya organisasi melawan pelecehan di tempat kerja, Time's Up mengatakan ada sesi khusus di panggung Oscar untuk kampanye tersebut.

"Ada momen yang dengan sengaja dibuat," kata sutradara Ava DuVernay kepada Variety seperti dikutip Reuters.

Namun, ia tidak memberi keterangan lebih lanjut soal itu. Penyelenggara Oscar pun menolak berkomentar soal adanya ruang khusus untuk Time's Up.

Time's Up merupakan kampanye yang diluncurkan sejak 1 Januari lalu. Kampanye itu bakal menggalang dana untuk pembelaan hukum mendukung orang-orang yang melaporkan dirinya menjadi korban pelecehan seksual, baik di dunia hiburan maupun lebih luas.

Gerakan itu didukung selebriti-selebriti ternama termasuk Reese Witherspoon, Natalie Portman, DuVernay dan produser Shonda Rhimes. (*)

Sumber: Antara/CNN Indonesia

 

loading...

Sebelumnya

Iran, Jepang, Korsel, Amerika kecam aksi terorisme Surabaya

Selanjutnya

Gambar bermuatan kekerasan meningkat di Facebook

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe