Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Penjabat Bupati Biak diingatkan waspadai penyelewengan anggaran di SKPD
  • Rabu, 16 Mei 2018 — 17:12
  • 718x views

Penjabat Bupati Biak diingatkan waspadai penyelewengan anggaran di SKPD

Bukannya menuduh, namun ini kata dia untuk menghindari hal yang tak diinginkan. Terkadang dalam situasi pilkada seperti ini, ada oknum pejabat yang memanfaatkan situasi. 
Legislator Papua perwakilan wilayah adat Saireri, Yohanis Romsumbre - Jubi/Arjuna.
Arjuna Pademme
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Legislator Papua yang diangkat melalui 14 kursi dari wilayah adat Saireri diantaranya, Biak Numfor, Yapen, Waropen, Supiori, dan Mamberamo Raya, Yohanis Romsumbre mengingatkan Penjabat Bupati Biak Numfor, Besem Gombo agar mewaspadai kemungkinan adanya oknum pejabat SKPD yang menyalahgunakan anggaran untuk kepentingan tertentu dalam situasi pilkada di kabupaten itu.

Bukannya menuduh, namun ini kata dia untuk menghindari hal yang tak diinginkan. Terkadang dalam situasi pilkada seperti ini, ada oknum pejabat yang memanfaatkan situasi. 

"Alangkah baiknya penjabat bupati menahan dulu anggaran terutama untuk proyek fisik. Saya khawatir ada pihak yang memanfaatkan anggaran untuk kepentingan kandidat tertentu. Rentan dalam kondisi seperti ini," kata Romsumbre, Rabu (16/5/2018).

Menurutnya, sementara waktu anggaran cukup untuk kebutuhan urgen (mendesak) semisal bahan habis pakai di rumah sakit, penunjang pendidikan, dan kerja pegawai.

"Untuk proyek jangan dulu. Ditahan dulu. Penjabat masa tugasnya kan hanya 40 hari, itu tidak terlalu lama dan tidak akan mempengaruhi pekerjaan fisik," ucapnya.

Ia berharap, masyarakat Biak Numfor mendukung penjabat bupati dalam mempersiapkan pilkada di wilayah itu, dan pilgub Papua, 27 Juni 2018. Katanya, tugas penjabat bupati Biak Numfor cukup berat meski hanya mengemban amanah selama 40 hari, karena kabupaten itu kini dalam persiapan pelaksanaan pilkada. 

Penjabat bupati juga diingatkan, perlu membangun komunikasi intens dan muspida dan komponen masyarakat, misalnya tokoh agama, tokoh adat, tokoh perempuan, tokoh pemuda sehingga situasi Biak Numfor menuju pilkada dan pilgub, benar-benar kondusif.

"Selain itu, tugas beliau mengawal proses yang ada ini, agar pilkada biak berlangsung netral, dan adil untuk semua kandidat," ujarnya.

Sehari sebelumnya, Selasa (15/5/2018), Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo mengukuhkan Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Papua, Besem Gombo sebagai penjabat bupati Biak Numfor.

Selain diharapkan mensukseskan pelaksanaan pilkada dan pilgub di Biak, Soedarmo mengatakan, ada lima tiga pokok yang diemban Besem Gombo.

"Tugas ini yang harus diprioritaskan. Bagaimana memelihara dan menjaga ketenteraman masyarakat, memfasilitasi pilkada bupati dan pilgub, kata Soedarmo.

Tugas lain penjabat bupati menurutnya, memimpin pemerintahan dan membuat rancangan peraturan daerah (raperda). (*) 

loading...

Sebelumnya

Memanfaatkan intelijen dalam pilkada

Selanjutnya

Banmus DPR Papua putuskan tiga agenda dewan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe