Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Bimtek perubahan status kampung untuk aparat kampung di Distrik Namblong
  • Kamis, 17 Mei 2018 — 15:20
  • 481x views

Bimtek perubahan status kampung untuk aparat kampung di Distrik Namblong

“Dari tujuan kegiatan ini ada sasaran yang ingin dicapai yaitu terjadinya perubahan status kampung menjadi kampung adat. Adanya daya dukung pemerintah kampung, bamuskam, dan juga masyarakat kampung itu sendiri dan adanya kesamaan persepsi terkait perubahan status kampung menjadi kampung adat,” ungkap Kepala Distrik Namblong, Budy Prodjonegoro Yoku, Kamis (17/5/2018).
Wakil Bupati Jayapura saat memberika sambutan kepada para kepala kampung dan tokoh adat se-Distrik Namblong - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Pemerintahan Distrik Namblong selama dua hari, 17-18 Mei 2018, menggelar bimtek bagi sembilan kepala kampung dan perwakilan tokoh adat dari masing-masing kampung.

Hal in terkait dengan perubahan status kampung menjadi kampung adat, yang mulai dilaksanakan di Kabupaten Jayapura. Dalam proses tersebut, pemerintah kampung harus dibekali dengan pengetahuan dan bimbingan teknis (bimtek) terkait sistem pengelolaan kampung.

Kepala Distrik Namblong, Budy Prodjonegoro Yoku, mengatakan tujuan digelarnya bimtek bagi kepala kampung dan tokoh adat ini adalah untuk memberikan pemahaman dan pengetahun terkait perubahan status kampung yang telah menjadi kampung adat.

“Dari tujuan kegiatan ini ada sasaran yang ingin dicapai yaitu terjadinya perubahan status kampung menjadi kampung adat. Adanya daya dukung pemerintah kampung, bamuskam, dan juga masyarakat kampung itu sendiri dan adanya kesamaan persepsi terkait perubahan status kampung menjadi kampung adat,” ungkap Kepala Distrik Namblong, Budy Prodjonegoro Yoku, Kamis (17/5/2018).

Kegiatan tersebut dibuka secara resmi Wakil Bupati Jayapura, Giri Wijayantoro, di ruang rapat lantai I Kantor Bupati Jayapura, sekaligus melepas Tim Aparta Kampung dari Distrik Namblong untuk melakukan studi banding ke Provinsi Bali.

Wakil Bupati (Wabub) Jayapura, Giri Wijayantoro, menegaskan kepergian tim untuk melakukan studi banding di pulau Dewata, secara khusus dari Kabupaten Jayapura, bukan hal baru dan sudah sering dilakukan.

“Dari berpergian kita ini, harus ada niat baik dari dalam diri kita sendiri. Apalagi tujuannya adalah daerah yang memang sudah lama berdiri kampung-kampung adat di sana. Apa yang dilihat dan dinilai cocok dan pas di daerah ini maka harus diterapkan di kampung masing-masing,” ujar Wabub Giri, dalam sambutannya, Kamis (17/5/2018).

Dikatakan, Bali saat ini sudah menjadi daerah yang sangat luar biasa perkembangannya. Semua orang dari penjuru dunia ada di sana. Tetapi yang namanya adat dan budaya lokal tidak mengalami degradasi sedikitpun hingga saat ini.

“Kepribadaian Bali dengan kultur yang sudah melekat dan sulit untuk berubah. Hal ini berlangsung sejak zaman penjajah dan pemerintahan di sana masih dalam bentuk kerajaan. Hal ini yang penting dilihat dan dicontohi bagi kita di daerah ini. Karena dari nilai dan kepribadian yang tidak mengalami perubahan ini yang menjadi sebuah berkat dan pendapatan bagi masyarakat lokal,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Zona integritas dipelihara untuk kerukunan umat

Selanjutnya

Polres Jayapura akan bentuk Satgas Anti Miras

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe