Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. LPPD Papua 2016 jadi cambuk meningkatkan kinerja
  • Kamis, 17 Mei 2018 — 16:40
  • 572x views

LPPD Papua 2016 jadi cambuk meningkatkan kinerja

Sebagai bahan pertimbangan menentukan kebijakan ke depan.
Penjabat Gubernur Papua Soedarmo foto bersama para pimpinan OPD di lingkungan pemerintahan Papua - Dok.Jubi
Alexander Loen
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Penjabat Gubernur Papua Soedarmo, meminta jajarannya menjadikan hasil Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) 2016 sebagai cambuk meningkatkan kinerja dan koordinasi antar pemerintah provinsi, kabupaten dan kota.

"Saya minta untuk mengevaluasi, masa mau dapat kategori begitu (terendah) terus, termasuk provinsi,” kata Soedarmo, di Jayapura, Kamis (17/5/2018).

Ia minta agar evaluasi kelemahan nilai layanan pemerintahan ditemukan penyebab yang pasti, sebagai bahan pertimbangan menentukan kebijakan ke depan.

“Harus cari tahu di mana permasalahan yang bisa menyebabkan rendahnya laporan kinerja pemerintahannya," kata  Soedarmo, menambahkan.

Menurut dia, setiap persoalan bisa diatasi dengan meningkatkan sinergitas, kebersamaan antara provinsi dan setiap kabupaten kota. Kemudian antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para asisten dan staf ahli di lingkungan pemprov Papua.

"Ke depan harus ada sinergitas dan meningkatkan kinerja fungsi serta tugas pokoknya masing-masing. Sebenarnya hal itu kan gampang, tinggal mengisi parameter-parameter yang disediakan," katanya.

Provinsi Papua menduduki peringkat terendah dalam hal kinerja penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2016, provinsi itu punya skor 2.3086. Begitu pula dengan 10 kabupaten yang masuk dalam urutan 30 terendah dari 397 kabupaten dan kota se Indonesia

Sepuluh kabupaten tersebut antara lain, Kabupaten Paniai menjadi yang terendah dengan skor 1.0864 lalu Kabupaten Deiyai satu strip diatasnya dengan 1.2849. Kemudian Yahukimo, Puncak Jaya, Sarmi, Mamberamo Raya, Dogiyai, Lanny Jaya, Supiori, Nduga, Nabire, Mambramo Raya 

Hanya Kota Jayapura yang setidaknya menyelamatkan Papua dengan berada di urutan 56 dari 93 kota secara nasional. Dengan skor 3.0224 yang bahkan berada diatas Kota Manado, Medan dan Bandar Lampung. (*)

loading...

Sebelumnya

Antisipasi teror, Papua perketat pengawasan warga

Selanjutnya

Alasan Soedarmo tunjuk Anggiat sebagai plt direktur RSUD

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe