close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Kepala Pustu Dekai tewas tersengat listrik
  • Kamis, 17 Mei 2018 — 22:18
  • 985x views

Kepala Pustu Dekai tewas tersengat listrik

“Sekarang adik saya sudah  disemayamkan di Kota Dekai,” katanya.
Kerabat dan keluarga korban menangis histeris saat melihat jenazah Eko terbaring akibat sengatan listrik di rumah dinas Pustu Kota Dekai – Jubi/Piter Lokon.
Piter Lokon
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Yahukimo, Jubi – Kepala Puskesmas Pembantu (Pustu), Eko Bluki (34), tewas tersengat aliran listrik, Sabtu (12/05/2018). Berdasarkan kronologi yang diceritakan oleh kakak korban, Pdt. Simon Bluki, Eko tersengat ketika sedang memasang terminal untuk mesin penanak nasi di dapur rumah dinas Puskesmas Kota Dekai.

“Dia masuk lewat pintu belakang, langsung memasang terminal di dapur dan kesetrum,” ujarnya.

Simon menambahkan, kejadian itu berlangsung cepat. Saat sedang memasang terminal, Eko sempat mengucap “Emeong e!” (Tuhan e!). Istrinya pun langsung mendatangi, tetapi yang dia temukan Eko sudah tergeletak di lantai dapur sembari memegang kabel. Eko pun langsung dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dekai. Namun, nyawanya sudah tak tertolong.

“Sekarang adik saya sudah  disemayamkan di Kota Dekai,” katanya.

Kesedihan Simon juga dirasakan rekan kerja Eko. Salah satunya Tomi Sub yang sempat menghabiskan waktu seharian bersama Eko sebelum kejadian.

“Saya kaget. Tidak menyangka dia akan meninggal, karena paginya kami sempat jalan, dan berpisah sekitar jam tujuh malam,” imbuhnya.

Tomi juga mengatakan, kejadian tersebut menjadi pelajaran. Menurutnya untuk menghindari kejadian serupa, pemasangan terminal sebaiknya meminta bantuan PLN atau orang-orang ahli.

Sementara itu, Penanggung jawab PLN dan Administrasi Cabang Timika, Faizal mengatakan pihaknya akan menyelidiki penyebab tewasnya Eko Bluki. Terlebih, lanjutnya, selama ini banyak warga yang mencuri listrik.

“Kami akan selidiki dulu, karena ada dua rumah belum sambung pulsa prabayar ke PLN,” katanya.

Selain itu, dia juga mengimbau warga untuk datang ke PLN dan aktif mencari informasi. Sehingga warga bisa menghindari tindakan yang bisa membahayakan nyawa.

“Kejadian itu adalah upaya nekat. Maka langkah antisipasinya adalah datang ke kantor, cari informasi dan saran kepada kami,” kata Faisal melalui pesan terpisah, Kamis (17/05/2018) di Dekai. (*)

loading...

Sebelumnya

Jayawijaya alokasikan Rp 600 juta untuk lift gedung otonom

Selanjutnya

Aktivitas pemerintahan di Oksibil kembali normal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4952x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4348x views
Domberai |— Minggu, 21 Oktober 2018 WP | 4107x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2549x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe