close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Masyarakat diminta peka terhadap situasi lingkungan
  • Jumat, 18 Mei 2018 — 11:49
  • 686x views

Masyarakat diminta peka terhadap situasi lingkungan

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Mackbon, mengatakan kejadian beberapa hari lalu diluar sana merupakan peringatan dini bagi masyarakat Kabupaten Jayapura untuk lebih berhati-hati dengan masuknya paham-paham radikal, teroris, dan separatis.
Forkopimda dan elemen masyarakat foto bersama usai pertemuan di aula lantai II Kantor Bupati Jayapura - Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Menyikapi aksi bom bunuh diri yang terjadi beberapa hari lalu di Surabaya dan Riau, Pemerintah Kabupaten Jayaura bersama Forkopimda dan elemen masyarakat mengelar pertemuan guna menyatukan persepsi terhadap situasi yang berkembang di lingkungan masing-masing.

Kapolres Jayapura, AKBP Victor Mackbon, mengatakan kejadian beberapa hari lalu diluar sana merupakan peringatan dini bagi masyarakat Kabupaten Jayapura untuk lebih berhati-hati dengan masuknya paham-paham radikal, teroris, dan separatis.

“Sudah beberapa hari berjalan ini kita terus mengadakan rapat-rapat dan pertemuan bersama pemerintah kampung, distrik, tokoh masyarakat, adat, agama, perempuan, dan pemuda guna menyatukan persepsi serta merapatkan barisan untuk menangkal masuknya paham-paham radikal dan teroris ke daerah ini,” jelas Kapolres usai pertemuan di aula lantai II Kantor Bupati Jayapura, Jumat (18/5/2017).

Dikatakan, dari kejadian besar diluar sana tentunya berawal dari hal kecil yang tidak diduga oleh kita semua. Oleh sebab itu, ini bagian dari peringatan dini bagi semua untuk senantiasa peduli dengan lingkungan masing-masing.

“Aturan kita lihat kembali, secara khusus bagi mereka yang datang dan menetap ataupun hanya numpang lewat di daerah ini, harus jelas identitasnya. Ketua RT/RW harus kembali memainkan perannya untuk mendata warga. Ada warga baru, harus melapor kepada pemerintah setempat. Dengan alasan dan tujuan yang tidak jelas berada di sini maka segera mengambil tindakan untuk dikembalikan atau dipulangkan,” ujarnya.

Sebelumnya, sehari setelah kejadian bom bunuh diri di Surabaya, Bupati Jayapura Mathius Awoitauw, dalam sambutannya saat apel Senin (14/5/2018) pagi di Lapangan Gunung Merah Sentani mengatakan fungsi RT/RW harus dijalankan dengan baik untuk mengawasi setiap pergerakan masyarakat di wilayahnya.

“Poskamling diaktifkan kembali, kalau ada yang mencurigakan dari aktifitas dan kegiatan oknum-oknum tertenta, masyarakat segera melaporkan kepada ketua RT/RW atau pihak berwajib terdekat supaya dapat dicegah dampak yang lebih luas lagi,” ungkap Bupati. (*)

loading...

Sebelumnya

Pengembangan kawasan perumahan harus mengacu pada tata ruang wilayah

Selanjutnya

RSUD Yowari tahun ini targetkan akreditasi B

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4884x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4315x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4185x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3509x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2958x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe