Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. KPU diminta loloskan semua calon Pilkada Mimika
  • Jumat, 18 Mei 2018 — 13:38
  • 736x views

KPU diminta loloskan semua calon Pilkada Mimika

Permintaan itu untuk menghindari konflik di tengah masyarakat.
Mahasiswa Mimika yang tergabung dalam Solidaritas Peduli Demokrasi Damai Pilkada Mimika saat menggelar aksi di Abepura, Kamis, (17/5/2018) – Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Solidaritas Peduli Demokrasi Damai Pilkada Mimika (SPDDPKM), minta Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua meloloskan semua calon, sebanyak enam pasangan dalam pemilihan kepala daerah Kaupaten Mimika. Permintaan itu untuk menghindari konflik di tengah masyarakat.

“Layaknya  enam Paslon yang telah ditetapkan itu diikutkan dalam pesta demokrasi yang akan berlangsung pada Juni 2018 mendatang,” kata penanggung jawab SPDDPK, Anius Uamang, kepada Jubi di Abepura, Kamis, (17/5/2018).

Uamang mengaku solidaritas peduli demokrasi damai yang dibentuk menilai kebijakan KPU Papua terjadi di luar aturan, itu dilakukan pasca lima komisoner KPU Mimika diberhentikan sementara. Dengan kondisi itu Uamang minta KPU Papua mengembalikan enam pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Mimika.

“Kami serukan segera hentikan intervensi politik oleh KPU RI, Bawaslu RI, DKPP RI, KPU Papua, Bawaslu Papua dan aktor lainnya dengan sengaja sedang menciptakan konflik daerah di Mimika,” ujar Uamang menjelaskan.

Ia menilai kebijakan yang dilakukan KPU Papua terhadap Pilkada Mimika rawan menimbulkan konflik, karena kebijakan KPU provinsi  terhadap tahapan Pilkada Mimika tidak konsisten, mengulur waktu, serta  keputusanya tidak tepat dan merugikan pihak lain.

“Itu tak sesuai tujuan demokrasi yang menciptakan kedaulatan negara kepada rakyat, dengan bertujuan menciptakan pemerintahan yang legal dan dikehendaki rakyat,” katanya.

Uanmang minga KPU povinsi Papua  segera mengembalikan hak politik calon nomor urut empat, Hans Magal dan Abdul Muis tanpa syarat, karena keputusan pembatalan pencalonan pasangan tersebut tidak memenuhi syarat dan masuk tindakan pidana menghilangkan hak politik pasangan lain.

Aktivis Solidaritas Peduli Demokrasi Damai Pilkada Mimika, Eligius Kenawatme, juga meminta Bawaslu Papua segera mengembalikan tugas, fungsi dan kekuasaan sebagai Panwas Mimika. Selain itu meminta Polres Mimika netral dan dalam Pilkada Mimika dan tidak melakukan politik praktisi.

“Jika ke enam paslon tidak melanjutkan maka Pilkada Mimika dan Pilgub Papua di Mimika akan kami boikot. Karena itu, kami yakin Mimika pasti kacau lagi,” kata Denis Tsenamun. (*)

loading...

Sebelumnya

Pertanyakan kewenangan pengangkatan kepala daerah, Legislator: Sudah berlaku?

Selanjutnya

MRP mengutuk aksi terorisme dengan bom bunuh diri

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe