Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. Jafar Umar Thalib dalam pantauan Polda Papua
  • Jumat, 18 Mei 2018 — 14:23
  • 2324x views

Jafar Umar Thalib dalam pantauan Polda Papua

"Sejak dia tiba di Papua, kami sudah melakukan pemantauan terhadap yang bersangkutan," kata Kapolda Boy kepada awak media usai melakukan pertemuan dengan pihak Majelis Rakyat Papua (MRP), Jumat (18/5/2018).
Kepala Kepolsian Daerah (Kapolda) Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar saat memberikan keterangan kepada wartawan - Jubi/Roy Ratumakin.
Roy Ratumakin
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Kepala Kepolsian Daerah (Kapolda) Papua, Irjen Pol Boy Rafli Amar mengatakan, saat ini pihaknya telah melakukan pemantauan dan pengamatan terhadap Jafar Umar Thalib yang saat ini berada di Kabupaten Keerom.

"Sejak dia tiba di Papua, kami sudah melakukan pemantauan terhadap yang bersangkutan," kata Kapolda Boy kepada awak media usai melakukan pertemuan dengan pihak Majelis Rakyat Papua (MRP), Jumat (18/5/2018).

Menurut Boy, pihaknya tidak bisa melakukan penahanan ataupun mengusir yang bersangkutan untuk keluar dari Papua, karena hingga saat ini Jafar Umar Thalib tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum.

"Hingga detik ini dia belum melakukan sebuah aktivitas yang melanggar hukum pidana. Kami hanya bisa menindak kalau ada yang melakukan tindakan kriminal," ujarnya.

Dikatakan, untuk masalah banyak masyarakat melakukan pelaporan bahwa Jafar Umar Thalib telah menyebarkan ajaran dan mengumbar kebencian terhadap agama tertentu dan juga ajaran yang bertentangan dengan empat pilar bangsa, kata Kapolda Boy bahwa hal tersebut tetap akan menjadi bahan evaluasi pihaknya sembari mengumpulkan sejumlah bukti yang otentik.

"Selama yang bersangkutan tidak melakukan hal-hal yang berimbas pada tindakan kriminal kami tidak bisa berbuat apa-apa. Karena semua warga negara Indonesia berhak tinggal dimana saja, dan Papua juga masih bagian dari NKRI," katanya.

Sekertaris Kelompok Kerja (Pokja) Agama, Majelis Rakyat Papua (MRP), Robert Wanggai mempertanyakan sikap Kepolsian dalam hal ini Polda Papua tidak menangkap Jafar Umar Thalib padahal diduga yang bersangkutan adalah mantan panglima jihad pada kerusuhan Ambon dan Poso.

"Ada apa sebenarnya. Faktanya sudah ada bahwa dia diduga biang dari kerusuhan Ambon dan Poso. Kenapa OPM dan KNPB bisa ditangkap dengan semena-meja namun seorang Jafar Umar Thalib seperti dibiarkan dan berkeliaran bebas di tanah Papua. Saya minta Pemkab Keerom harus bertindak tegas. Jangan tunggu ada kejadian baru kita sibuk menyalahkan satu sama lain," ujar Wanggai. (*)

loading...

Sebelumnya

MRP mengutuk aksi terorisme dengan bom bunuh diri

Selanjutnya

Kadis PU Papua tersangka korupsi terminal Nabire

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe