Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Advertorial
  3. Dugaan pencemaran nama baik JWW-HMS masuk tahap penyidikan 
  • Minggu, 20 Mei 2018 — 20:29
  • 748x views

Dugaan pencemaran nama baik JWW-HMS masuk tahap penyidikan 

Wempi Wetipo menegaskan laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkannya, sudah masuk dalam tahap penyidikan. “Terkait detail kasus ini, lebih baik tanya kepada kepolisian, karena itu ranah mereka,” paparnya.
JWW bersama kuasa hukum saat mendatangi SPKT Polda Papua – Jubi/IST 
Engelbert Wally
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Papua, no Urut 2, John Wempi Wetipo-Habel Melkias Suwae (JWW-HMS), mendatangi Polda Papua untuk menindaklanjuti laporan dugaan pencemaran nama baik mereka di media sosial.

“Kehadiran kami atas panggilan penyidik. Tujuannya untuk membuat Laporan Polisi (LP) dan menandatangani beberapa berkas yang berkaitan dengan dugaan pencemaran nama baik pemilik akun facebook Saly Maskat dan Panji Agung Mangkunegoro, yang sudah dilaporkan sejak bulan Maret 2018 lalu,” ungkap Wempi Wetipo, di halaman Polda Papua, Sabtu (19/5/2018) malam.

Wempi Wetipo menegaskan laporan dugaan pencemaran nama baik yang dilaporkannya, sudah masuk dalam tahap penyidikan.

“Terkait detail kasus ini, lebih baik tanya kepada kepolisian, karena itu ranah mereka,” paparnya.

Calon Wakil Gubernur Papua, Habel Melkias Suwae, mengungkapkan pemanggilan ini guna menindaklanjuti laporan yang disampaikan ke Polda Papua.

“Informasinya, dugaan pencemaran nama baik yang saya alami sudah tahap penyidikan,” katanya. 

Habel menegaskan melalui laporannya ke Polda Papua, menjadi pengalaman bagi masyarakat yang senang menggunakan media sosial, namun sesuka hatinya saja menggunakannya. Padahal dalam menggunakan media sosial ada aturan atau rambu-rambu, yang bisa menjeratnya ke ranah hukum.

“Saya laporkan kasus ini bukan karena dendam. Ini adik-adik saya. Hanya saja, karena dia sudah menuding saya yang tidak-tidak, maka untuk membuktikannya, lebih baik dibawa ke ranah hukum,” katanya.

Kabid Humas Polda Papua, Kombes Pol Ahmad Mustofa Kamal, mengungkapkan JWW dan HMS adalah pelapor, sekaligus saksi korban dipanggil untuk menyempurnakan penyelidikan dugaan kasus pencemaran nama baik di media sosial oleh pemilik akun facebook Saly Maskat dan Panji Agung Mangkunegoro.

“Jadi laporan polisi ini tidak jalan di tempat, karena setiap saat perkembangan penyelidikan terus dilaporkan oleh penyidik kepada pimpinan,” katanya.

Kamal menegaskan selama ini saksi-saksi satu per satu telah dimintai keterangan, agar mengetahui apa yang mereka perbuat apakah melawan hukum atau tidak.

“Jadi kasus ini sudah tahap penyidikan. Kalau saat ini pelapor telah dimintai hadir ke Polda Papua, maka dalam dekat ini diduga terlapor akan kita panggil,” paparnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Jadwal debat diundur, relawan JOSUA siap demo 

Selanjutnya

Dukungan doa untuk JWW-HMS terus mengalir

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat