Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Indikator keberhasilan daerah pemekaran tak bisa disamakan
  • Minggu, 20 Mei 2018 — 20:31
  • 887x views

Indikator keberhasilan daerah pemekaran tak bisa disamakan

Pemerintah pusat dipersilahkan melakukan penilaian sesuai dengan indikator administrasi, tetapi hal itu jangan menjadi ukuran.
Sekretaris Daerah Lanny Jaya, Christian Sohilait ketika meninjau salah satu pembangkit listrik-Jubi/Dok Pribadi
Islami Adisubrata
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Wamena, Jubi – Sekretaris Daerah Lanny Jaya, Christian Sohilait, mengatakan indikator keberhasilan di daerah pemekaran tak bisa disamakan dengan penilaian terhadap kabupaten induk. Pernyataan itu ia sampaikan terkait Kabupaten Lanny Jaya yang masuk dalam urutan 30, atau terendah dalam penilaian kinerja pemerintah daerah pada tahun 2016.

“Artinya, kita tidak bisa samakan indikator keberhasilan di daerah pemekaran baru dengan induk. Meski indikator penilaiannya sama, namun jangan beri disamakan di semua kabupaten,” kata Sohilait, kepada wartawan di Wamena akhir pekan lalu.

Ia mempersilahkan pemerintah pusat melakukan penilaian sesuai dengan indikator administrasi, tetapi hal itu jangan menjadi ukuran. Menurut dia, indikator harus dibuktikan dengan kondisi masyarakat serta sarana pendukung layanan publik seperti sekolah, Puskesmas, jalan, pegawai serta pemenuhan bahan makanan.

“Serta masyarakat tidak sakit-sakitan,” ujar Sohilait menambahkan.

Ia menyebutkan akan sisa-sia jika indikator terbaik mendapat WTP, namun masyarakat kena busung lapar dan  ASN daerah sering demo, serta layanan Puskesmas dan sekolah tak sempurna.

Sohilait mengaku pemerintah daerah Lanny Jaya akan lebih memastikan di lapangan berjalan baik. "Setelah itu baru menggenjot ASN dan OPD mengejar semua administrasi sesuai berbagai indikator penilaian," katanya.

Sebelumnya Inspektur Provinsi Papua, Anggiat Situmorang, mengakui kinerja terendah tak hanya pemerintah provinsi, namun sejumlah kebupaten di Papua yang dinilai terbawah dalam peringat status kinerja penyelenggaraan pemerintah daerah, dari 397 kabupaten yang ada.

“Kabupaten Paniai menjadi yang terendah dengan skor 1.0864, Kabupaten Deiyai satu strip di atasnya kemudian disusul sejumlah kabupaten termasuk Lanny Jaya yang masuk di urutan 30 paling bawah,” kata Anggiat Situmorang. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pengumuman CPNS Formasi 2013, BKD Tolikara dinilai menyimpang

Selanjutnya

Uskup Ladjar akan letakan batu pertama pembangunan Gereja Kristus Jaya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat