Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Domberai
  3. Ribuan botol miras tangkapan Kodam Kasuari dimusnahkan, ini pesan Mandacan
  • Selasa, 22 Mei 2018 — 23:15
  • 636x views

Ribuan botol miras tangkapan Kodam Kasuari dimusnahkan, ini pesan Mandacan

"Saya ingatkan lagi bahwa ada Perda Miras di Manokwari tapi sebelumnya juga sudah di doakan oleh para hamba Tuhan semasa jabatan saya sebagai Bupati Manokwari tahun 2005,” ujar Mandacan.
Pemusnahan ribuan botol miras hasil tangkapan tim Denintel Kodam XVIII Kasuari yang tergabung dalam satgas pemberantasan miras di Manokwari - Jubi/Hans Arnold.
Hans Kapisa
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Manokwari, Jubi - Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan kembali mengingatkan warga Manokwari menjauhkan diri dari minuman keras (miras) karena selain dilarang oleh Pemerintah Daerah melalui Perda No 5 Tahun 2006, miras juga menjadi perhatian serius para pemuka agama di Manokwari sejak tahun 2005. 

"Saya ingatkan lagi bahwa ada Perda Miras di Manokwari tapi sebelumnya juga sudah di doakan oleh para hamba Tuhan semasa jabatan saya sebagai Bupati Manokwari tahun 2005,” ujar Mandacan.

Artinya kata Mandacan, barang siapa yang coba mengonsumsi atau mengedarkan miras di Manokwari yang merupakan kota Injil, dipastikan tidak terlepas dari masalah dan berujung maut.  Hal tersebut dikatakan Mandacan, Selasa (22/5/2018) saat menghadiri pemusnahan ribuan botol miras hasil tangkapan Detasemen Intelijen Kodam XVIII Kasuari di Manokwari.

Mandacan berharap, seluruh Bupati dan jajaran Pemda di Manokwari, segera merevisi Perda Miras agar sanksi hukumnya lebih berat untuk memberikan efek jera kepada para pelaku yang melanggar Perda tersebut.

"Saya minta Perda Miras segera direvisi oleh Bupati dan OPD teknis di Kabupaten, agar sanksi hukumnya lebih berat kepada pelaku. Itu supaya ada efek jera. Pemerintah Provinsi akan mendukung itu, supaya Papua Barat bebas dari ancaman miras,” ujarnya.

Mandacan juga berterima kasih kepada Pangdam dan jajaran Kodam XVIII Kasuari yang telah menangkap dan mengamankan pelaku beserta barang bukti ribuan liter miras yang selama ini memicu berbagai masalah di Manokwari. 

Pangdam XVIII Kasuari, Mayjen TNI Joppye Onesimus Wayangkau mengatakan keterlibatan TNI dalam pemberantasan miras di Manokwari, adalah tindak lanjut dari Keputusan Gubernur Papua Barat Nomor 042 tanggal 4 November tahun 2017 tentang pembentukan satuan tugas (satgas) pemberantasan minuman keras di Papua Barat. 

"Didalamnya, terlibat TNI/Polri, LSM, tokoh agama, tokoh masyarakat dan pemuda. Berpegang pada Keputusan Gubernur tersebut, maka TNI melalui Kodam XVIII Kasuari juga mendapat kepercayaan dan secara tidak langsung bertanggung jawab dalam pemberantasan miras di wilayah Papua Barat untuk menjawab harapan publik menuju Papua Barat yang aman, mandiri dan sejahtera sesuai misi Gubernur Mandacan,” ujar Wayangkau. 

Namun, jika ada oknum anggota TNI yang terlibat dalam peredaran gelap miras di Manokwari atau di wilayah Papua Barat, pihaknya akan memberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku di internal TNI.  

"Apabila ada oknum TNI yang sengaja menunggangi peredaran gelap miras di Manokwari atau di wilayah Papua Barat, saya akan berikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku di internal kami,” tegas Wayangkau. 

Adapun ribuan botol miras yang berhasil ditangkap tim Denintel Kodam XVIII Kasuasi yaitu 2.832 botol Vodka Robinson dengan pemilik Syarifudin, ditangkap oleh unit Denintel Kodam XVIII Kasuari pada tanggal 18 April 2018. Dan 3.240 kaleng Bir hitam dan 960 botol anggur merah dengan pemilik M. Ali Akbar Taluwo yang ditangkap pada tanggal 14 April 2018. (*) 
 

loading...

Sebelumnya

WWF dorong peta adat di Tambrauw

Selanjutnya

Polres Wondama tangani kasus korupsi Dinas Lingkungan Hidup

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat