Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Gagal terbang, DPRD Yahukimo ancam cabut izin helikopter
  • Rabu, 23 Mei 2018 — 12:15
  • 679x views

Gagal terbang, DPRD Yahukimo ancam cabut izin helikopter

“Pengusaha bisa berbisnis di sini karena bantuan pemerintah, seharusnya jangan dipersulit seperti ini,” katanya.
Suasana koordinasi tawar-menawar antara kru helikopter dan Bupati, DPRD dan PGGY serta kepada pihak Bandara untuk mengantar ke lokasi perdamaian Werima dan Mugi di Kali Libuk, Hetang – Jubi/Piter Lokon.
Piter Lokon
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Yahukimo, Jubi – Wakil Ketua I DPRD Yahukimo, Maus Asso marah, dia mengancam akan mencabut izin operasi penerbangan helikopter, lantaran tidak mendapat pelayanan yang semestinya.

“Besok (Rabu, 23/5/2018) harus presentasi di DPRD dan DPRD akan rapat, harus masuk izin perusahan atau tidak? Kami ini bayar bukan gratis, apalagi ini mau antar kepala daerah saja dipersulit, pergi ke daerah ada emas bisa tetapi pelayanan seperti ini tidak bisa, apa itu?” cetusnya, Selasa (22/05/2018).

Kejadian itu bermula ketika rombongan Pemda Yahukimo yang terdiri dari Bupati Kabupaten Yahukimo Abock Busup, Wakil Ketua I DPRD Yahukimo Maus Asso, Kapolres Yahukimo AKBP Angling Guntoro, Ketua Persekutuan Gereja-Gereja Yahukimo Pdt. Atias Matuan, yang akan menghadiri acara perdamaian, perang suku dari Distrik Werima dan dari distrik Mugi.

Meski Pemerintah Daerah Yahukimo sudah melakukan koordinasi, namun salah satu awak helikopter, yang tidak diketahui namanya, mengatakan helikopter tidak bisa digunakan karena cuaca berawan, lokasi tujuan belum memiliki titik koordinat, dan yang terakhir terlambat melapor.

Sementara itu, Ketua Persekutuan gereja-gereja Yahukimo, Pdt. Atias Matuan mengatakan, seharusnya perusahaan bisa mengerti dan membantu ketika pihaknya meminta pelayanan dari pemerintah.

“Pengusaha bisa berbisnis di sini karena bantuan pemerintah, seharusnya jangan dipersulit seperti ini,” katanya.

Atias Matuan mengaku khawatir ketidakhadiran bupati ke acara tersebut dapat memicu perang suku lanjutan, lantaran masyarakat kecewa. (*)

loading...

Sebelumnya

Tangani krisis tiket, Jayawijaya akan libatkan saber Pungli

Selanjutnya

Bensin Rp20 ribu per liter, APMS Dekai: Butuh 12 hari menunggu stok

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe