TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Ekonomi
  3. Es jeruk peras, jajanan baru yang laris di Jayapura
  • Rabu, 23 Mei 2018 — 18:53
  • 721x views

Es jeruk peras, jajanan baru yang laris di Jayapura

"Dulu kalau yang dagang sedikit ya kami untung namun makin banyak pedagang makin sedikit pendapatan. Tempat dan lokasi berjualan juga menentukan pembeli datang atau tidak," katanya. 
Ahmad penjual es jeruk peras di pasar lama, Abepura saat melayani pembeli, Rabu (23/5/2018) - Jubi/Agus Pabika.
Agus Pabika
[email protected]
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Tidak ada yang menyangka, jika dalam sehari Ahmad, seorang penjual es jeruk peras di pasar lama Abepura, bisa menghabiskan 10 hingga 20 kilogram jeruk setiap harinya. Minuman dingin yang menyegarkan ini ternyata laris manis, diburu pembeli di sana lantaran bisa meringankan dahaga, khusunya pada siang dan sore hari.

Dengan harga Rp5 ribu per gelas plastik, Ahmad mampu meraup untung sangat lumayan setiap hari.

"Dalam sehari bisa untung Rp250 ribu sampai Rp500 ribu tergantung banyaknya pembeli," ujarnya sambil melayani pembeli, Rabu (23/5/2018), di Jayapura, Papua.

Kata Ahmad, yang merupakan pria asal Makassar ini, tiap hari pendapatannya tidak menentu karena banyak penjual es jeruk peras lainnya yang berjualan di sepanjang bagian kiri maupun kanan jalan.

"Dulu kalau yang dagang sedikit ya kami untung namun makin banyak pedagang makin sedikit pendapatan. Tempat dan lokasi berjualan juga menentukan pembeli datang atau tidak," katanya. 

Ahmad mengatakan, jeruk itu biasa didapatkannya dari pengepul di pasar Youtefa, tentu yang sudah dipilih baik rasa dan warna serta kematangannya. 

"Kalau paling laris pas siang hari, pengendara motor maupun mobil akan berhenti untuk berjualan. Biasanya saya jualan dari pukul 10.00 pagi hingga pukul 15.00 sore tergantung juga pembeli, kalau sepi ya menyimpan dan pulang," ujarnya.

Pada saat bersamaan, Lia salah seorang pembeli es jeruk peras mengaku senang menjadi konsumen, karena rasanya es jeruk tersebut manis dan diperas langsung di depan pembeli.

"Enak, rasa jeruknya terasa dan paling pas kalau minum pada siang hari," ujarnya sembari memilih jeruk yang akan di peras oleh Ahmad. 

Dari pantauan Jubi, es jeruk peras ini mulai menjamur penjualannya di bulan April lalu hingga sekarang. Sepanjang jalan dan tempat-tempat umum baik sekolah, kampus dan pasar selalu saja ada pedagang es jeruk peras yang berjualan di kota Jayapura, Abepura, Waena, hingga Sentani. (*)

 

loading...

Sebelumnya

BI: Waspadai peredaran uang palsu 

Selanjutnya

Jagung manis SP di pasar Karang Tumaritis banyak diminati

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat