Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Bali & Nusa Tenggara
  3. Sumba gunakan energi terbarukan
  • Minggu, 13 November 2016 — 18:22
  • 1534x views

Sumba gunakan energi terbarukan

Sejak Program Indonesia Terang (PIT) diluncurkan pertama kali pada pada Mei 2016 lalu oleh Pemerintah Indonesia, program tersebut telah mempercepat penyediaan listrik ke daerah-daerah yang selama ini masih belum terlayani dengan listrik di pulau Sumba.
Ilustrasi. Pembangkit listrik tenaga angin. –tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Kupang, Jubi - Sejak Program Indonesia Terang (PIT) diluncurkan pertama kali pada pada Mei 2016 lalu oleh Pemerintah Indonesia, program tersebut telah mempercepat penyediaan listrik ke daerah-daerah yang selama ini masih belum terlayani dengan listrik di pulau Sumba.

"Sumba Iconic Island" merupakan salah satu program pemerintah dalam mewujudkan program tersebut. Sumba dijuluki sebagai Sumba Iconic Island dikarenakan memiliki beragam sumber daya alam, berupa energi baru terbarukan yang dapat dikembangkan, sehingga penerangan bisa sampai ke seluruh pelosok pulau tersebut.

Menurut studi dari Bank Pembangunan Asia atau Asian Development Bank (ADB), Pulau Sumba yang dikenal dengan tradisi Pasolanya tersebut memiliki empat potensi EBT, di antaranya seperti listrik tenaga air (mikrohidro), bendungan pembangkit listrik (hydro storage), pembangkit listrik tenaga angin, serta pembangkit listrik tenaga matahari (tenaga surya).

“ADB pada Desember tahun lalu mengidentifikasi ada 300 lokasi yang berpotensi dikembangkan sebagai lokasi minigrid dengan biaya yang sangat rendah untuk pengembangan mikrohidro,” kata Manajer Proyek Energi Hijau dari Perusahaan Pengembangan Energi Baru Terbarukan Hivos (Humanis Institute for Cooperation with Developing Countries) Sandra Winarsa.

Sebanyak 300 lokasi tersebut kemudian disaring lagi menjadi 100 lokasi yang saling berdekatan (kurang lebih satu kilometer), dan dari hasil penyaringan tersebut dipilih lagi menjadi 40 lokasi yang memiliki debit air terbaik dan berdekatan dengan kawasan permukiman.

Sebanyak 40 lokasi tersebut tersebar pada 22 desa di Pulau Sumba, baik di Sumba Timur, Sumba Barat, dan Sumba Barat Daya.

Kemudian untuk pengembangan bendungan pembangkit listrik (hydro storage) menurut studi dari ADB menyatakan potensi pembangkit listrik dari bendungan mampu memghasilkan 8,5 MW daya listrik. ADB juga mengidentifikasikan dua daerah aliran sungai terbesar dengan jaringan PLN, yakni Sungai Memboro di Praikalala dan Sungai Kandahang.

Sedangkan pembangkit listrik tenaga angin di kawasan Hambapraing berpotensi menghasilkan aliran listrik bertenaga angin sebesar 10 MW yang dapat dipasok dengan menggunakan 12 turbine berkapasitas 0,85 MW. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Bali siap terapkan satu harga BBM

Selanjutnya

KPK sedang awasi penggunaan dana desa

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe