Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. Krisis BBM, Pemda Yahukimo berencana buka SPBU baru
  • Sabtu, 25 Mei 2018 — 09:02
  • 625x views

Krisis BBM, Pemda Yahukimo berencana buka SPBU baru

Tercatat kelangkaan BBM di Yahukimo menimbulkan harga eceran BBM jenis premium di mencapai Rp 20 ribu per liter.
Calvin Bilin Kepala Dinas Perindagkop Kabupaten Yahukimo-Piter Lokon/Jubi
Piter Lokon
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Yahukimo, Jubi – Pemerintah daerah Kabupaten Yahukimo berencana membuka Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) baru untuk mengatasi krisis Bahan Bakar Minyak (BBM) yang selama ini sering terjadi. Tercatat kelangkaan BBM di Yahukimo menimbulkan harga eceran BBM jenis premium di mencapai Rp 20 ribu per liter.

“Kami sudah menyiapkan tempat dan sudah timbun pasir di jalan Seradala untuk bangun baru,” kata Dikatakan, Kepala Dinas Perindagkop, Calvin Bilin di ruang kerjanya, pada Kamis, (24/05/2018).

Menurut dia, sementara ini kebutuhan BBM dilayani oleh APMS milik PT Kalukumas dari Timika, tapi stoknya selalu habis sehingga banyak masyarakat mengeluh.

Selain membangun SPBU baru, Perindagkop juga berencana berkomunikasi dengan mantan Bupati Yahukimo untuk kerja sama dalam mengelolaan SPBU miliknya yang sudah dibangun namun tak berfungsi.

Kepala APMS Dekai, Lamalaha, mengatakan sementara ini BBM belum bisa masuk di Yahukimo karena faktor cuaca, hal itu diakui menjadi hambatan kebijakan BBM satu harga yang ditetapkan Presiden Jokowi, pada tahun 2016 lalu.

“ Saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat Yahukimo karena sampai hari ini 24 mei 2018 bensin belum ada karena faktor cuaca dan kapal yang mengangkut bensin ada kerusakan sedikit sehingga belum bisa melanjutkan perjalanan,” kata Lamalaha.

Ia mengaku sudah menghubungi  agar segera bisa bertolak dan pekan depan bisa sampai di Dekai.(*)

loading...

Sebelumnya

Binmas Polda bantu pelatihan ternak babi

Selanjutnya

Pembangunan gereja Kristus Jaya Wamena dimulai

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe