close
Iklan Kominfo
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Seni & Budaya
  3. Mahasiswa pemakai koteka mendapat dukungan dari legislator
  • Minggu, 03 Juni 2018 — 18:37
  • 773x views

Mahasiswa pemakai koteka mendapat dukungan dari legislator

Mengenakan pakaian adat bukan soal memalukan, melainkan keberanian menunjukkan dirinya sebagai anak Papua. 
Mahasiswa berbusana koteka Divio Tekege di ruang kuliahnya (Jubi/Ist)
Benny Mawel
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi -  Sikap Devio Tekege, seorang mahasiswa Universitas Cenderawasih Jayapura, yang mengenakan pakaian adat koteka saat kuliah di kampus, mendapat dukungan dari anggota legislatif Papua, John NR Gobay yang mengatakan sikap Devio Tekege dan rekannya sangat positif. 

"Bagi saya ini bentuk pengungkapan jati diri," ujar John Gobay, saat merespon aksi lima mahsiswa di tiga kampus di Kota Jayapura, kepada Jubi, Sabtu (2/06/3018).

Menurut Gobay, aksi mengenakan pakaian adat bukan soal memalukan, melainkan keberanian menunjukkan dirinya sebagai anak Papua dengan budaya koteka. Gobay mengaku kagum dengan sikap pengakuan yang diekspresikan lewat penggunaan pakaian adat.

Ia menilai pengunaan pakaian adat sebagai sikap positif dan ekspresi mahasiswa yang muak dengan oleh penghancuran budaya atas nama modernisasi dan budaya nasional yang terpusat. 

"Saya lihat mereka mau menunjukkan bahwa ini saya orang asli walau orang tua saya masih koteka saya bisa sekolah tinggi dan juga mereka tunjukan bahwa orang koteka masih eksis di tanah ini,” katanya.

Sementara itu mahasiswa pemakai pakaian adat, Tekege, sempat menjadi pusat perhatian rekan-rekan hingga dosen. Namun ia menolak saat sejumalah rekan dan dosen minta foto bersamanya. 

"Saya pakai koteka bukan objek wisata," ujar Tekege, saat diminta rekan dan dosen berfoto pekan lalu.

Mahasiswa semester delapan itu ke kampus denggan koteka. Ia jalan  ke kampus dengan percaya diri. (*)
 

loading...

Sebelumnya

Anggota parlemen PNG picu debat parlemen

Selanjutnya

Ditegur memakai koteka, mahasiswa : apa bedanya dengan batik

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4912x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4245x views
Otonomi |— Rabu, 17 Oktober 2018 WP | 2466x views
Polhukam |— Selasa, 16 Oktober 2018 WP | 2427x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe