Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Sulawesi
  3. Nelayan hilang belum ditemukan
  • Senin, 14 November 2016 — 15:48
  • 1658x views

Nelayan hilang belum ditemukan

Seorang nelayan asal Desa Deme II, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo yang hilang sejak Jumat (11/11/2016), belum ditemukan. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Nurdin Humolungo, di Gorontalo mengatakan, pencarian terus dilakukan terhadap nelayan bernama Asrin Ponamon (49) itu.
Ilustrasi. Nelayan melaut di Gorontalo. –tempo.co
ANTARA
[email protected]tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Gorontalo, Jubi - Seorang nelayan asal Desa Deme II, Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo yang hilang sejak Jumat (11/11/2016), belum ditemukan. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat, Nurdin Humolungo, di Gorontalo mengatakan, pencarian terus dilakukan terhadap nelayan bernama Asrin Ponamon (49) itu.

Asrin turun melaut sekitar pukul 07.00 WITA pada hari Jumat pekan lalu. Sekitar pukul 11.00 WITA, perahu bermesin katinting yang ia gunakan, ditemukan nelayan lain di belakang Pulau Duyonumo masih dalam kondisi mesin menyala, bermuatan ikan segar namun tidak bertuan.

Perahu kemudian dibawa sandar ke pinggir pantai sambil nelayan lainnya melakukan pencarian dan melaporkan kejadian tersebut ke pemerintah desa dan kecamatan setempat. Pemerintah daerah pun menerjunkan tim BPBD, dibantu Basarnas, tim tanggap darurat bencana (Tagana) dan Polairud untuk melakukan pencarian.

Wakil Bupati Roni Imran yang turun ke lokasi pencarian termasuk menemui keluarga korban mengaku, pemerintah daerah melalui tim teknis akan terus melakukan pencarian. “Hingga kini belum ada batas waktu yang ditentukan untuk menghentikan pencarian, sebab tim di lapangan masih akan menyisir beberapa pulau tidak berpenghuni karena kemungkinan besar nelayan hanyut sering terdampar di beberapa pulau yang ada di wilayah ini, dalam kondisi apapun seperti pengalaman-pengalaman sebelumnya,” ujarnya.

Melalui pemerintah desa dan kecamatan, ia meminta mengeluarkan imbauan agar nelayan-nelayan tradisional tidak melaut saat cuaca buruk apalagi sendirian. Pemerintah daerah menyadari, dari 5.000 nelayan tersebar di 123 desa khususnya di 78 desa pesisir di daerah ini, rata-rata melakukan profesinya sebagai nelayan tradisional.

Maka ia meminta agar sikap hati-hati termasuk memperhatikan kondisi cuaca saat akan melaut menjadi prioritas untuk menjaga keselamatan diri. (*)

loading...

Sebelumnya

Tim penyelamat masih mencari korban air bah

Selanjutnya

Banyak pejabat tidak bayar pajak bumi dan bangunan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe