Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Ibukota
  3. Jawa alami krisis air
  • Senin, 14 November 2016 — 15:53
  • 1313x views

Jawa alami krisis air

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil mengatakan bahwa Pulau Jawa sedang mengalami masalah yang nyata yaitu krisis air.
Ilustrasi. Krisis air di Jawa. --tempo.co
ANTARA
redaksi@tabloidjubi.com
Editor : Lina Nursanty

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jakarta, Jubi – Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR) Sofyan Djalil mengatakan bahwa Pulau Jawa sedang mengalami masalah yang nyata yaitu krisis air. “Tata ruang harus dilihat lagi dan pemerintahan harus mengadakan evaluasi terhadap planologi, kenapa bisa banjir di satu daerah namun daerah lain juga kekurangan air," kata Sofyan Djalil ketika hadir dalam Diskusi Nasional dengan tema "Penyelamatan Hutan, Tanah dan Air" di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Jakarta, Senin (14/11/2016).

Ia juga menjelaskan bahwa masalah air dan penyelamatan hutan, kalau melihat undang-undang serta dijalankan dengan benar, seharusnya tidak ada masalah, karena fisik Indonesia 67 persen adalah hutan sehingga yang perlu dibenarkan hanya 33 persennya oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN).

Untuk menanggapi permasalahan tersebut, sebanyak delapan kementerian telah menyepakati untuk merevitalisasi Gerakan Nasional Kemitraan Penyelamatan Air (GN-KPA) dalam upaya penyelamatan hutan, tanah dan air.

Delapan kementerian tersebut diantaranya adalah Kementerian PUPR, Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional / Bappenas, Kementerian Agraria dan Tata Ruang, Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian Pertanian, Kementerian BUMN, Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi yang sebelumnya telah direncanakan pada 9 Mei 2015 serta dimaksudkan untuk menggalakkan kembali program-program GN-KPA.

Dalam kesempatan yang sama, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono juga menyampaikan bahwa guna mengatasi hal tersebut salah satunya perlu adanya deregulasi peraturan undang-undang.

“Saya yakin kesepakatan ini dapat menjadi langkah awal dalam memadukan program dan aksi yang ada di masing-masing kementerian dalam rangka upaya penyelamatan air. Partisipasi dari seluruh stakeholder merupakan kunci utama suksesnya GN-KPA,” kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono.(*)

 

loading...

Sebelumnya

Dua wanita Maroko terduga prostitusi

Selanjutnya

Pelaku bom Samarinda terkait jaringan Anshori

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe