Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pilkada Papua
  3. Pilkada Paniai, pasangan Meki-Oktopianus lawan kotak kosong
  • Kamis, 07 Juni 2018 — 18:38
  • 4333x views

Pilkada Paniai, pasangan Meki-Oktopianus lawan kotak kosong

Hengky Kayame, calon petahana Bupati Paniai mengaku, merasa tidak puas atas putusan itu sehingga ia akan menempuh jalur hukum.
CP: Saat penetapan paslon bupati dan wakil bupati Paniai tahap pertama – Jubi/Abeth You
Abeth You
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupten Paniai, Papua telah menetapkan satu pasangan calon (Paslon) bupati dan wakil bupati, yakni Meki Nawipa dan Oktopianus Gobai yang diusung dari partai politik (Parpol) Nasional Demokrat (NasDem) dan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).

“Tadi kami sudah pleno penetapan pasangan calon, yakni Meki Nawipa dan Oktopianus Gobai saja. Empat yang lain gugur demi hukum,” kata Zebulon Gobai, Divisi Hukum KPU Paniai ketika dikonfirmasi Jubi, Kamis, (7/6/2018).

Gobai mengatakan, paslon Hengki Kayame – Yeheskiel Tenouye gugur atas dasar dipailit oleh Pengadilan Niaga Makassar. Sementara tiga yang lainnya dari jalur independen juga tidak diakomodir atas dasar tidak ada putusan hukum dari PTTUN Makassar.

“Ya, tadi pak Hengki, Yeheskiel, Decki Kayame (adiknya Hengky Kayame) dan Mesak Gobay (ajudan Hengky) mengamuk polisi, Brimob dan Tentara. Tapi sudah aman,” ujarnya.

Sedangkan paslon yang lain, lanjutnya, telah menerima putusan tertinggi dari KPU setempat itu bahkan mendukung sikap KPU demi keamanan daerah dan masyarakat Paniai.

Menurutnya, pertama kali pihaknya telah menetapkan lima paslon,namun terjadi saling gugat-menggugat sehingga ditetapkan dua paslon saja. Setelah adanya putusan PTTUN Makassar dan MA Jakarta pihaknya telah melakukan pertemuan antara KPU Papua bahkan bersama Gubernur Papua. Sehingga Gubernur Papua telah memerintahkan untuk segera ditindaklanjuti atas putusan itu.

“Memang agak molor waktu ya. Tapi setelah kami sepakat antara KPU Papua, KPU RI dan pak Gubernur Papua, kami langsung diperintahkan agar segera kerja tahapan. Jadi, pleno penetapan ini sudah sah dan mengikat,” ungkapnya.

Hengky Kayame, calon petahana (incumbent) Bupati Paniai mengaku, merasa tidak puas atas putusan itu sehingga ia akan menempuh jalur hukum.

“Putusan tadi itu tidak sah, kami akan tempuh jalur hukum. Nanti hukum yang akan membuktikan di sana,” katanya. (*)


 


 


 

loading...

Sebelumnya

Pilkada Paniai, para calon stop saling menjatuhkan

Selanjutnya

Theodorus Kossay: Saya umat Katolik Keuskupan Jayapura

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe