Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Vanuatu perberat hukuman pelecehan seksual
  • Selasa, 15 November 2016 — 12:37
  • 408x views

Vanuatu perberat hukuman pelecehan seksual

Parlemen Vanuatu tengah membahas undang-undang baru yang akan menghukum pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah 13 tahun berupa hukuman seumur hidup.
Gedung parlemen di Vanuatu. --RNZI
Editor : Lina Nursanty
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Port Vila, Jubi – Parlemen Vanuatu tengah membahas undang-undang baru yang akan menghukum pelaku pelecehan seksual terhadap anak di bawah 13 tahun berupa hukuman seumur hidup.

Jika UU ini lolos di parlemen, akan menjadi satu-satunya hukuman seumur hidup dalam hukum pidana di negara itu. Diharapkan bulan depan, parlemen sudah dapat merampungkan amandemen UU Pidana yang di antaranya memutuskan hukuman seumur hidup bagi pelaku pelecehan seksual terhadap anak.

Amandemen UU Pidana ini juga akan memperberat hukuman bagi pelaku hubungan seksual dengan anak/saudara/orangtua kandung (incest), penculikan, dan penyiksaan terhadap anak-anak. Amandemem UU itu dimaksudkan untuk memperberat hukuman bagi para pelaku.

Pemerintah dan parlemen Vanuatu menggagas amandemen UU Pidana dengan tujuan khusus seperti itu mengingat makin tingginya jumlah kasus pelecehan seksual, penculikan dan penyiksaan terhadap anak-anak.

Prevalensi kasus pelecehan seksual terhadap anak-anak perempuan berusia di bawah 15 tahun merupakan tertinggi di dunia. Hampir satu dari tiga orang perempuan pernah mengalami pelecehan seksual ketika mereka berusia di bawah 15 tahun. Mayoritas pelaku merupakan anggota keluarga sendiri dan pacar dan dilakukan dengan disertai aksi kekerasan. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Pasifik rugi karena pencurian ikan

Selanjutnya

NGO di AS terkejut dengan kesepakatan transfer pengungsi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6015x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5675x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3688x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe