Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Bomberai
  3. Pengadaan 3.000 perahu nelayan diduga sarat kepentingan politik
  • Selasa, 15 November 2016 — 12:53
  • 869x views

Pengadaan 3.000 perahu nelayan diduga sarat kepentingan politik

“Banyak ditemukan kejanggalan pada proyek tersebut. Banyak yang mendapatkanan perahu, tapi tak ada yang mendapat motor tempel di beberapa daerah. Selain itu ada pembagian yang tidak tepat sasaran dan penyediaan yang kurang,” katanya.
Kapal nelayan di Pasar Ikan Hamadi - Dok. Jubi
Niko MB
Editor : Timoteus Marten

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Manokwari, Jubi – Proyek pengadaan 3.000 perahu bagi nelayan di Papua Barat yang diserahkan oleh Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Papua Barat diduga sarat kepentingan politik  pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak tahun 2017 di Kabupaten Kepulauan Yapen.

Sekretaris LSM Barapen, Rahman Kabes mengatakan ada kepentingan di balik proyek multi years pengadaan perahu dan motor tempel sebanyak 3.000 unit yang dilakukan Kepala DKP Papua Barat, SA yang maju pada pilkada Yapen.

“Banyak ditemukan kejanggalan pada proyek tersebut. Banyak yang mendapatkanan perahu, tapi tak ada yang mendapat motor tempel di beberapa daerah. Selain itu ada pembagian yang tidak tepat sasaran dan penyediaan yang kurang,” katanya.

Kepala DKP Papua Barat, SA ketika dikonfirmasi enggan berkomentar. Ia bahkan menghindari wartawan ketika dimintai klarifikasi terkait dugaan tersebut.

Sementara kontraktor penyedia pembuatan perahu, Ulis Wararomi mengatakan pengadaan 3000 perahu dan motor lengkap diserahkan satu set bagi masyarakat. Dirinya tidak tahu-menahu soal masalah di lapangan. Karena dirinya hanya bertugas membuat dan menyerahkan. (*)

loading...

Sebelumnya

Kepala BPKAD Papua Barat kembali diperiksa penyidik

Selanjutnya

Dua tahun Kabupaten Mansel, tapal batas harus diselesaikan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe