Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. BTM minta Pangdam izinkan pemakaian tanah untuk Gereja
  • Minggu, 10 Juni 2018 — 17:31
  • 3365x views

BTM minta Pangdam izinkan pemakaian tanah untuk Gereja

"Seharusnya izin ini sampai kepada panglima tinggi karena tanah yang ada milik TNI, mohon kiranya Pangdam bisa mengizinkan kami warga jemaat yang membangun gereja di kompleks-kompleks TNI," ujarnya. 
Wali Kota Jayapura, Benhur Tomy Mano (jas hitam) saat bersalaman dengan Penjabat Gubernur Papua, Soedarmo - Jubi/Alex
Alexander Loen
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Wali Kota Jayapura, Benhur Tomy Mano (BTM) meminta Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit memberikan izin kepada pihak gereja memakai sebagian tanah milik TNI untuk membangun aula, jalan, gedung PAUD dan rumah pendeta.

"Ada beberapa gedung gereja yang berdiri dalam kompleks TNI, salah satunya GKI Pniel Kotaraja dan GKI Petra Bucend II Entrop, sehingga tidak bisa dikembangkan seperti aula dan gedung PAUD," kata Mano saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan gedung baru gereja dan peresmian aula GKI Petra, di Jayapura, Minggu (10/6/2018).

Menurutnya, masalah yang dialami jemaat GKI Petra Bucend II Entrop adalah jalan masuk yang terlalu kecil karena di samping kiri dan kanan ada bangunan milik TNI, begitu juga GKI Pniel Kotaraya yang dibelakangnya untuk dibangun rumah pendeta (pastori).

"Seharusnya izin ini sampai kepada panglima tinggi karena tanah yang ada milik TNI, mohon kiranya Pangdam bisa mengizinkan kami warga jemaat yang membangun gereja di kompleks-kompleks TNI," ujarnya. 

Ditempat yang sama, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit mengatakan soal permintaan Wali Kota Jayapura akan segera ditindaklanjuti, karena untuk membangun rumah Tuhan pahalanya sangat luar biasa.

"Jadi tidak usah ragu-ragu. Bila perlu kosongkan rumah dan kunci serahkan ke gereja," kata George. 

Ia menilai, perjuangan membangun suatu gedung tidak gampang karena membutuhkan kesabaran, kerja keras, pengorbanan, persatuan dan kesatuan jemaat.

"Untuk itu, semangat persatuan dan kesatuan, gotong royong harus diutamakan sehingga gedung gereja yang direncanakan akan terbangun juga," ujarnya. (*) 

loading...

Sebelumnya

Kodam siap bantu kepolisian amankan pilkada Papua

Selanjutnya

Tiang penyangga runtuh, pengembang bantah ada kegagalan konstruksi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe