Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Awas..! limbah plastik ancam ekosistem ikan samudra
  • Senin, 11 Juni 2018 — 11:59
  • 637x views

Awas..! limbah plastik ancam ekosistem ikan samudra

Produksi limbah plastik di laut mencapai delapan juta ton setiap tahun
Siswa siswi kelas 1, SD Papua Harapan, Kabupaten Jayapura saat ke bank sampah Kenambai Umbai, di Komba Sentani, Jubi/Dok.
ANTARA
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

New York, Jubi- Keberadaan limbah plastik sudah mengancam ikan di seluruh samudra di dunia, hal itu dibuktikan dengan 80 persen dari semua polusi di samudra berasal dari darat.

“Termasuk sebanyak delapan juta ton limbah plastik setiap tahun,” kata Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, di dalam pesan pada Hari Samudra Dunia, yang jatuh pada 8 Juni lalu.

Ia menyerukan agar semua orang bersama-sama menghentikan polusi plastik yang mulai mencekik saluran air, membahayakan masyarakat yang tergantung atas perikanan dan pariwisata. Selain itu limbah plastik juga membunuh kura-kura, burung, ikan paus, lumba-lumba, yang masuk melalui rantai makanan

"Jika kita tidak mengubah jalur, limbah plastik dapat segera mengalahkan semua ikan di samudra," kata Guterres, menjelaskan.

Ancaman limbah plastik di samudra itu sangat membahayakan, apa lagi keberadaan laut membantu mengatur iklim global dan menjadi sumber utama air, yang mempertahankan semua kehidupan di Bumi, dari terumbu karang sampai pegunungan yang tertutup salju, dari hutan hujan tropis sampai sungai yang perkasa, bahkan gurun pasir.

Namun, kemampuan samudra untuk menyediakan layanan dasarnya kian terancam oleh perubahan iklim, polusi dan penggunaan plastik yang tak tertahankan.

Guterres menyerukan upaya individu dan kolektif guna menghentikan tragedi yang sebenarnya bisa dicegah dan secara mencolok mengurangi segala jenis polusi laut, termasuk plastik.

"Tindakan dimulai di rumah, dan berbicara lebih lantang daripada kata-kata," katanya.

Menurut dia, setiap orang perlu memainkan peran agar bisa membuat perbedaanhari setiap hari dengan melakukan tindakan sederhana, seperti membawa botol airnya sendiri, gelas kopi dan tas belanja, mendaur-ulang plastik. Serta menghindari produk yang berisi plastik-mikro dan secara sukarela melakukan kebersihan lokal. (*)

loading...

Sebelumnya

Ironis, jenazah TKI tertahan di Malaysia karena biaya

Selanjutnya

Iklan merendahkan wanita, Burger King mohon maaf

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]idjubi.com

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe