Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Koran Jubi
  3. Rufina Pekey, Perempuan Papua yang ulet
  • Selasa, 12 Juni 2018 — 01:06
  • 910x views

Rufina Pekey, Perempuan Papua yang ulet

“Setelah saya melihat dana mencukupi, akhirnya memutuskan untuk membeli tanah sekaligus membangun rumah sewa. Kini rumah sewa telah berdiri sebanyak enam petak di salah satu sudut kota Merauke dan ditempati penghuni,” kata dia.
Rufina Pekey sedang berjualan di Pasar Wamanggu – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Angela Flassy
LipSus
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 21:50 WP
Features |
Jumat, 22 Juni 2018 | 16:20 WP
Features |
Kamis, 21 Juni 2018 | 17:48 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

RUFINA Pekey, sosok perempuan dari Papua yang tak asing lagi di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Merauke. Meskipun sampai sekarang masih berstatus sebagai tenaga honorer daerah, namun tetap melaksanakan tugas dan tanggung jawab melayani masyarakat.

Dalam beberapa tahun terakhir, Rufina, panggilan akrabnya, bekerja di Humas dan Protokoler Setda Merauke. Selain bekerja sebagai di Pemkab, iapun memiliki pekerjaan tambahan di luar.

Bermodalkan nekad, ia memberanikan diri meminjam uang di koperasi tahun 2008 silam, lalu membuka usaha jualan beberapa kebutuhan di Pasar Wamanggu mulai dari sayur-sayuran, buah-buahan serta lain-lain.

Kepada Jubi di tempat jualannya di Pasar Wamanggu, Minggu 10 Juni 2018, Rufina menceritakan pengalaman hidup dari kecil hingga sekarang.

“Sejak kelas VI SD di Paniai, saya sudah mandiri membuka usaha kios setelah mendapatkan modal dari orangtua,” tuturnya.

Begitu tamat SD, katanya, melanjutkan pendidikan di SMP sampai SMA di kampung juga. Lalu, usaha kios tetap jalan seperti biasa. Karena  sangat membantu untuk membiayai sekolah serta kebutuhan lain.

Setelah tamat SMA, ia melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi di Universitas Cenderawasih. Hanya saja tak sampai selesai dan harus putus di semester VII.

“Ketika itu, saya putus kuliah dan mengikuti suami di Merauke. Setelah berumah tangga, suami sakit dan saya harus merawatnya. Namun Tuhan memanggilnya beberapa tahun kemudian,” tuturnya.

Dia mengaku, setelah suami meninggal, memutuskan kembali ke Jayapura dan orangtua mendorong melanjutkan studi lagi. “Saya memilih ke salah satu perguruan tinggi di Manado dan berhasil menyelesaian studi hingga mendapatkan gelar sarjana,” ungkapnya.

Pulang kuliah, lanjut dia, langsung ke Merauke dan menjadi tenaga honorer di lingkungan Pemkab Merauke. “Saya harus jujur mengatakan kalau gaji tiap bulan yang diterima, tak bisa memenuhi kebutuhan keluarga. Apalagi suami telah meninggal dunia dan harus menghidupi dua anak lagi,” ujarnya.

“Dari situ, saya berpikir meminjam modal di koperasi agar dapat berjualan di pasar. Tuhan mendengar keluhan saya, sehingga koperasi member pinjaman Rp 3 juta. Uang digunakan membeli sejumlah kebutuhan mulai dari sayur-sayuran, buah-buahan dan lain-lain untuk dijual,” katanya.

Meskipun usaha jualan di pasar, namun tugas sebagai pegawai honorer tetap dijalankan. “Jadi, saya membagi waktu dengan sebaik mungkin. Kalau banyak pekerjaan di kantor, sore baru jualan di pasar,” tuturnya.

Seiring dengan perjalanan waktu, usaha berjualan di pasar memberikan hasil lumayan. Bahkan, menggaji salah seorang anak dari lokasi eks transmigrasi untuk menjual di pasar dari pagi hingga sore.

“Kalau libur seperti begini, saya jualan sendiri beberapa kebutuhan pokok,” ujarnya.

Ditanya pendapatan setiap hari, Rufina mengaku berkisar antara Rp 1,2 juta sampai Rp 1,5 juta. Karena tidak hanya satu jenis kebutuhan pokok dijual.

Bangun rumah sewa

Lebih lanjut Rufina mengatakan, dari pendapatan yang didapatkan setiap hari di pasar, ia menyisihkan sedikit demi sedikit selama beberapa tahun.

“Setelah saya melihat dana mencukupi, akhirnya memutuskan untuk membeli tanah sekaligus membangun rumah sewa. Kini rumah sewa telah berdiri sebanyak enam petak di salah satu sudut kota Merauke dan ditempati penghuni,” kata dia.

Dikatakan, hitung-hitungan, rumah sewa itu untuk jaminan hari tua. “Setiap bulan saya menerima Rp 6 juta dari rumah sewa tersebut,” ungkapnya.

Dia juga mengaku, selain rumah sewa miliknya yang dibangun, juga kios di rumahnya yang sedang diurus keluarga. Sementara usaha jualan di pasar, tetap jalan terus.

“Tidak mungkin saya hentikan jualan di pasar. Karena ini yang bisa membuat untuk mengembangkan usaha lain termasuk membangun rumah sewa,” katanya.

Ibu Wiji, salah seorang pedagang di Pasar Wamanggu mengaku bangga melihat semangat dan keuletan serta ketangguhan dari Rufina Pekey. “Dia pegawai kantoran, tetapi masih berpikir  kerja sambilan berjualan di pasar,” katanya.

“Saya bangga melihat Ibu Rufina, perempuan Papua yang ulet dalam bekerja. Dia sungguh-sungguh mencari uang, padahal setiap bulan menerima gaji,” tutur dia.

Diakui kalau liburan, Rufina dari pagi hingga sore berjualan di sini. Tetapi hari kerja, ada orang membantu menjual. Tetapi sore hari, bersangkutan tetap datang di sini untuk jual beberapa jam.

Seorang pembeli, Anita Natan mengaku sering membeli bunga pepaya, jeruk nipis serta sayur kangkung di ibu Rufina, karena pelayanan yang sangat baik.

“Kalau ke pasar, pasti saya mampir di tempat jualan Ibu Rufina membeli sayur-sayuran, meskipun banyak pedagang di dalam berjualan,” ungkapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Sistem online sulitkan calon mahasiswaa daerah masuk Uncen

Selanjutnya

Afghanistan umumkan gencatan senjata selama libur lebaran

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe
wso shell IndoXploit shell wso shell hacklink hacklink satış hacklink wso shell evden eve nakliyat istanbul nakliyat evden eve nakliyat istanbul evden eve nakliyat evden eve nakliyat istanbul nakliyat