Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Legislator nilai pembakaran puskesmas bentuk kekecewaan masyarakat
  • Kamis, 14 Juni 2018 — 18:49
  • 1252x views

Legislator nilai pembakaran puskesmas bentuk kekecewaan masyarakat

Apalagi selama ini, Puskesmas Modio memang cenderung tidak aktif. Akibatnya warga yang marah kemudian melakukan aksi membakar puskesmas.
Puskesmas Modio, Distrik Mapia Tengah, Dogiyai yang dibakar warga – Jubi/Ist
Abeth You
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP
Features |
Kamis, 13 September 2018 | 18:55 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP)  John NR Gobai menilai aksi pembakaran puskesmas Modio, Distrik Mapia Tengah, Dogiyai sebagai bentuk kekecewaan masyarakat atas buruknya pelayanan yang diterima. Kekecewaan ini memuncak kala ada salah seorang warga yang harus mendapat pertolongan medis, justru meninggal akibat tak adanya petugas di puskesmas tersebut.

"Dari kronologis kejadian yang saya tahu, ada warga yang melahirkan dengan kondisi plasenta di dalam rahim. Karena itu tidak mendapat penanganan yang seharusnya, maka pasien meninggal. Masyarakat beranggapan, seandainya ada tenaga medis pasti plasenta bayi dikeluarkan dan pasien bisa diselamatkan," kata pria yang juga menjabat sebagai  Ketua Dewan Adat Daerah (DAD) Paniai ini, Kamis (14/6/2018).

Apalagi selama ini, Puskesmas Modio memang cenderung tidak aktif. Akibatnya warga yang marah kemudian melakukan aksi membakar puskesmas. John NR Gobai berharap, pemerintah segera turun tangan untuk mengatasi persoalan ini agar masyarakat bisa kembali mendapatkan pelayanan kesehatan yang layak.

Ia juga meminta Pemerintah untuk segera membenahi sarana infrastruktur yang ada untuk memudahkan masyarakat mendapat pelayanan kesehatan. Salah satunya dengan merampungkan pembangunan jembatan sungai Mapia yang kerap digunakan masyarakat sebagai akses untuk mendapat fasilitas kesehatan dan pendidikan.

Sementara itu, Kepala Distrik Mapia Tengah, Engelberth P Degei mengaku, sejak beberapa tahun yang dirinya telah mengeluh ke OPD terkait bahwa aspirasi masyarakat di distrik yang dipimpinnya mengeluh atas kinerja petugas Puskesmas.

“Ini keluhan masyarakat dari dulu. Padahal, dari Dinas Kesehatan sudah kasih jabatan Kapus sesuai dengan pangkat dan golongan yang pas. Tapi saya memang menyesal kenapa harus dibakar gedungnya,” ucapnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Selanjutnya

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe