Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Pasifik
  3. Pemerintahan Kepulauan Cook di tangan calon independen
  • Selasa, 19 Juni 2018 — 21:24
  • 563x views

Pemerintahan Kepulauan Cook di tangan calon independen

Dua calon independen perempuan terpilih untuk menjadi anggota parlemen, bersama kandidat dari parpol OCI, George Maggie.
Te-Hani Brown dikatakan merupakan anggota parlemen terpilih paling muda, di sepanjang sejarah Kepulauan Cook. - PINA/Cook Islands News
Elisabeth Giay
Editor : Galuwo

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi

Rarotonga, Jubi - Calon-calon independen akan memutuskan hasil akhir dari pemilu Kepulauan Cook.

Pemilu Kepulauan Cook 2018 justru menghasilkan lebih banyak pertanyaan daripada jawaban, akibat gagalnya dua partai utama negara itu dalam mengakumulasikan jumlah kursi yang cukup, untuk bisa membentuk pemerintahan mayoritas.

Dua calon independen perempuan terpilih untuk menjadi anggota parlemen, bersama kandidat dari parpol OCI, George Maggie.

Sebanyak 7.516 penduduk Kepulauan Cook turut memberikan suara dalam pemilu tahun ini, hanya 68,8 persen dari total populasi. Partai Demokrat (Demos) diharapkan akan memimpin pemerintahan mendatang, menang satu kursi diatas Partai Kepulauan Cook (CIP).

Hasil penghitungan awal menunjukkan bahwa Partai Demos mengantongi 11 kursi sementara CIP memegang 10 kursi. Partai Demos kehilangan dua kursi di daerah pemilihan Rakahanga dan Murienua, daerah konstituensi ketua dan wakil ketua partai itu.

Dengan berkurangnya dua kursi, pertanyaan utama adalah siapa yang akan memimpin partai itu dan menjadi perdana menteri, jika calon dari OCI dan kedua calon independen memilih untuk membentuk pemerintahan dengan mereka.

Pemilihan ini adalah waktunya bagi kaum minoritas untuk bersinar.

Di Penrhyn, calon independen Robert Tapaitau menang dari lawan politiknya dari kedua partai besar yang sebelumnya menguasai dapil mereka.

Calon independen perempuan, Rose Brown, dan anak perempuannya, Te-Hani Brown, juga berhasil terpilih sebagai anggota parlemen.

Te-Hani Brown maju sebagai kandidat independen, dan mengalahkan politisi senior Nandi Glassie dengan suara 61 ke 42. Sekarang berusia 22 tahun, Te-Hani diyakini sebagai anggota parlemen terpilih paling muda di sepanjang sejarah Kepulauan Cook.

George Maggie menerangkan bahwa keputusan mengenai blok mana yang akan dia dukung di antara kedua partai besar, akan dibuat olehnya setelah berbicara dengan konstituennya. Maggie telah berjanji akan mengadakan pertemuan dengan masyarakat Tupapa-Mararenga, untuk menentukan partai mana yang akan mereka dukung.

Kedua calon independen, serta George Maggie, diharapkan akan bertemu dengan para pemimpin dari kedua partai besar dalam beberapa hari ke depan, untuk menegosiasikan kebijakan-kebijakan mereka. (PINA)

loading...

Sebelumnya

Gagal gugat pemilu 2017, kerusuhan di PNG memburuk

Selanjutnya

Malaita bertahan dukung pembebasan Papua Barat

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe