Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Koran Jubi
  3. Mereka berlomba-lomba bertanya cara kerja jurnalis
  • Jumat, 22 Juni 2018 — 04:17
  • 563x views

Mereka berlomba-lomba bertanya cara kerja jurnalis

“Saya yakin dan percaya bahwa ketika adik-adik mahasiswa-mahasiswi ini dibimbing beberapa kali tentang cara menulis berita, mereka akan langsung memahami dengan baik,” ungkapnya.
Jurnalis Koran Jubi dan tabloidjubi.com sedang foto bersama dengan mahasiswa/I Boven Digoel – Jubi/IST
Ans K
Editor : Angela Flassy

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

MAHASISWA-mahasiswi dari Kabupaten Boven Digoel yang sedang melanjutkan pendidikan di jenjang perguruan tinggi di sejumlah universitas di Kabupaten Merauke, terus meningkatkan kualitas  kemampuan di luar kampus.

Salah satu kegiatan yang sedang berlangsung sejak tanggal 19-25 Juni 2018  di Aula St. Petrus Vertenten Cikombong, Kelurahan Kamundu adalah Latihan Dasar Kepemimpinan (LKD) yang khusus diberikan kepada mahasiswa baru.

Dalam kegiatan dimaksud, sejumlah narasumber diundang memberikan materi. Salah satu pemateri adalah Frans Kobun, jurnalis Koran Jubi dan online tabloidjubi.com perwakilan Merauke.

Ketua Panitia kegiatan, Filomina Migan kepada Jubi Rabu 20 Juni 2018 mengungkapkan, kurang lebih belasan pemateri diundang menyajikan materi. Salah satunya adalah tentang jurnalistik.

“Kami berterimakasih kepada jurnalis Koran Jubi dan online tabloidjubi.com Perwakilan Merauke yang telah meluangkan waktu untuk datang di LKD, meskipun masih ada kesibukan lain yang harus dilaksanakan,” katanya.

Migan berharap agar tidak hanya teori diberikan. Tetapi bisa diagendakan untuk dibedah bersama tentang cara menulis berita sesuai kaidah jurnalistik yang mengandung unsur 5 W plus 1 H.

Setelah penyajian materi tentang teknik menulis berita, para peserta yang berjumlah puluhan orang, diberikan kesempatan menanyakan berbagai hal sehubungan dengan cara kerja jurnalis mulai melakukan peliputan hingga pembuatan berita.

Kurang lebih dua jam, sesi tanya jawab berlangsung. Rupanya mahasiswa-mahasiwi berlomba-lomba bertanya tentang berbagai hal menyangkut kerja seorang jurnalis.

“Saya ingin mendapatkan penjelasan, agar bisa menjadi referensi sekaligus mengetahui dengan sesungguhnya berita yang layak diliput di lapangan,” kata Petrus, salah satu peserta.

Peserta lainnya, Rofinus yang sedang mengenyam pendidikan di Sekolah Tinggi Agama Katolik (STAK) Merauke mengungkapkan kekecewaannya terhadap seorang jurnalis yang pernah mewawancarainya, sehubungan pelayanan di rumah sakit beberapa waktu lalu.

“Terus terang, saya kecewa dengan tulisan dari jurnalis bersangkutan. Karena dalam penulisan, bukan buruknya pelayanan di rumah sakit yang ditonjolkan, tetapi lebih mengedepankan pernyataan direktur rumah sakit,” tuturnya.

Rofinus mempertanyakan apakah salah ketika memrotes jurnalis. “Kami memang awam soal cara kerja jurnalis. Tetapi minimal apa yang telah disampaikan, harus ditulis. Karena itu menyangkut pelayanan publik,” ujarnya.

Peserta lain, Kornelis juga menanyakan sejauhmana perlindungan terhadap jurnalis ketika dipukul maupun dibunuh atau diancam saat sedang melaksanakan tugasnya?

“Saya menanyakan ini karena mengikuti perkembangan di media cetak maupun elektronik, sering ada kekerasan terhadap para jurnalis di berbagai daerah termasuk Papua,” katanya.

Sejumlah peserta lain menanyakan suka duka menjadi seorang jurnalis. “Saya sangat tertarik menjadi jurnalis. Hanya saja, mungkin ada penjelasan tentang rutinitas yang dilaksanakan setiap hari melakukan peliputan,” pinta Martinus.

Dengan materi tentang teknik menulis berita yang diberikan, ia sangat tertarik menjadi seorang jurnalis. “Harapan besar kami agar perlu pelatihan secara langsung cara menulis berita. Sehingga bisa menjadi acuan,” pintanya.

Seorang jurnalis di Kabupaten Merauke, Agapitus Batbual ketika dimintai komentarnya mengatakan, selama ini banyak mahasiswa Boven Digoel mempunyai berkeinginan untuk menulis berita.

 “Beberapa kali saya diskusi dengan mereka dan ada keinginan besar mereka mendapatkan gambaran tentang cara kerja jurnalis itu seperti apa. Umumnya mereka ingin mendalami proses penulisan berita,” ungkapnya.

Agapitus berharap agar selain materi diberikan, dilanjutkan dengan cara menulis berita sesuai kaidah jurnalistik.

“Saya yakin dan percaya bahwa ketika adik-adik mahasiswa-mahasiswi ini dibimbing beberapa kali tentang cara menulis berita, mereka akan langsung memahami dengan baik,” ungkapnya.

Secara terpisah sekretaris panitia pengarah LDK Mahasiswa/I Boven Digoel, Maria Dolorosa mengaku kegiatan tersebut tidak lain melatih mahasiswa baru  bisa belajar tentang organisasi yang baik.

Selain itu, jelas dia, mereka dilatih untuk bagaimana tampil di forum-forum resmi. “Ya, kita harus mempersiapkan mereka dari sekarang. Selain mendapatkan ilmu pengetahuan di lembaga perguruan tinggi, perlu pengenalan organisasi di luar kampus,” ujarnya.

Dalam setiap tahun, lanjut Maria, LDK dilakukan. “Tahun ini kami langsungkan di Vertenten Cikombong. Meskipun dengan berbagai keterbatasan, namun tetap berjalan sebagaimana biasa,” katanya.

Dia juga menambahkan, Bupati Boven Digoel, Benediktus Tambonop dipastikan hadir memberikan materi dalam satu-dua hari terakhir.

“Panitia telah mengkonfirmasikan kepada bupati dan beliau menyatakan kesediana hadir memberikan materi kepada puluhan mahasiswa/i Boven Digoel yang sedang mengenyam pendidikan di Kabupaten Merauke,” katanya.

Maria juga mengungkapkan rasa kebanggaannya karena pada hari pertama pelaksanaan LDK, jurnalis Koran Jubi dan tabloidjubi.com memberikan materi sangat baik. Lalu, selama dialog juga berjalan dalam nuansa kekeluargaan. (*)

loading...

Sebelumnya

Untung Rp 1 juta sehari dari berjualan takjil

Selanjutnya

Gereja diresmikan, sukacita bagi warga Kampung Tambat Merauke

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe