Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lingkungan
  3. Walhi Papua: Jangan pilih calon pemimpin perusak lingkungan
  • Senin, 25 Juni 2018 — 23:23
  • 1326x views

Walhi Papua: Jangan pilih calon pemimpin perusak lingkungan

Dikatakan Rumbekwan, saat ini, Orang Asli Papua dan lingkungan di Papua sedang mengalami tekanan oleh proyek-proyek mengatasnamankan pembangunan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi.
Direktur Walhi Papua Maurits Rumbekwan - Jubi/Dok.
David Sobolim
Editor : Edho Sinaga

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - Wahana Lingkungan Hidup (Walhi) Papua meminta masyarakat untuk tidak memilih calon pemimpin yang terbukti merusak lingkungan. Direktur Walhi Papua Maurits Rumbekwan dalam rilis yang diterima Jubi mengatakan, masyarakat Papua harus menggunakan hak pilih untuk memilih calon Kepala Daerah yang melindungi hak Orang Asli Papua dan tidak merusak lingkungan.

“Kami meminta kepada masyarakat pemilih di Tanah Papua untuk menggunakan hak politiknya memilih calon kepala daerah Gubernur dan Bupati, yang pro pada kepentingan memberdayakan, membela dan melindungi hak Orang Asli Papua, tidak memilih pemimpin yang pro pada pemodal dan perusak lingkungan”, kata Maurits Rumbekwan, Senin (25/6/2018)

Dikatakan Rumbekwan, saat ini, Orang Asli Papua dan lingkungan di Papua sedang mengalami tekanan oleh proyek-proyek mengatasnamankan pembangunan kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi.

Kekayaan alam, tanah, hutan, tambang dan perairan laut di Tanah Papua, dieksploitasi dan dikuras untuk kepentingan pembangunan dan pertumbuhan ekonomi tersebut.

Parahnya, Pemerintah pusat hingga daerah, turut serta melapangkan aktivitas eksploitasi dan ekstraksi kekayaan alam tersebut melalui kebijakan peraturan, perizinan dan program-program.

Praktiknya, pembangunan dimaksudkan justru menggusur, menghilangkan dan membatasi hak-hak dan akses Orang Asli Papua terhadap tanah dan hutan, sumber kehidupannya.

“Pemerintah dan elite politik pro pada kepentingan para pemodal saja, pemerintah abai dan gagal menghormati dan melindungi hak-hak Orang Asli Papua, karenanya hingga hari ini masih terjadi perampasan tanah, pengrusakan hutan dan ketidakadilan," ungkapnya.

Menurutnya diperlukan daya juang dan perubahan besar untuk memastikan pemulihan dan pemenuhan hak-hak Orang Asli Papua. Proses politik Pilkada dan kepemimpinan daerah merupakan salah satu aspek dari perubahan tersebut, namun rakyat dan pemilih yang paling menentukan.

“Kami dari Koalisi CSO juga meminta kepada Kepala Daerah, Gubernur dan Bupati terpilih, untuk menuntaskan penegakan hukum kasus-kasus pengrusakan lingkungan, pencemaran lingkungan dan merampas tanah, perusahaan yang terlibat melakukan dan menimbulkan deforestasi, pelanggaran HAM di Tanah Papua,” jelasnya.

Hal ini dirasa penting oleh karena dalam periode perubahan struktur kepemimpinan kepala daerah di Provinsi Papua, baik masa pra Otsus dan Otsus, para pejabat – kepala daerah terpilih telah menyisakan masalah sosial dalam kepemimpinannya dimana secara tidak langsung menggusur sumber-sumber kehidupan masyarakat melalui kebijakan perizinan hanya untuk kepentingan investasi yang diduga sebagai kompensasi politik terpilihnya kandidat / calon tersebut menjadi kepada daerah. (*)

loading...

Sebelumnya

Sumber mata air Kali Kamwolker mulai mengering

Selanjutnya

Komunitas Nol Sampah ajak warga “diet plastik”

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4858x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4269x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4121x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3469x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2919x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe