Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Infrastruktur
  3. Legislator : Apakah benar kabel optik putus atau ada permainan?
  • Kamis, 17 November 2016 — 11:59
  • 1254x views

Legislator : Apakah benar kabel optik putus atau ada permainan?

"Kami minta pihak PLN jeli melihat masalah ini. Kalau alasannya defisit daya atau pembangkit listrik di Oria, Kabupaten Jayapura rusak akibat lumpur, sampah dan lainnya kan sudah sering terjadi. Kenapa tak ada langkah antisipasi. Ini alasan saja," ucapnya.
Kantor DPR Papua - Dok. Jubi
Arjuna Pademme
harjuna@tabloidjubi.com
Editor : Kyoshi Rasiey

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi - Legislator Papua mulai gerah dengan pemadaman listrik yang kerap terjadi di Jayapura serta jaringan internet yang hampir sebulan ini dikeluhkan masyarakat.

Anggota Komisi IV DPR Papua, komsi bidang infrsatruktur yang juga bermitra dengan PLN dan Telkom/Telkomsel, Thomas Sondegau, ST menyatakan, komisinya akan memanggil pihak PLN dan Telkom/Telkomsel dalam waktu dekat.

"Akhir-akhir ini listrik sering padam. Entah sengaja atau tidak. Konsumen bisa menggugat karena dirugikan. Kami sudah sering panggil PLN dan melihat lokasi di lapangan. Tapi sampai sekarang listrik masih sering padam. Dalam waktu dekat kami akan panggil PLN. Kami akan tanyakan. Kami sudah menyiapkan suratnya," kata Thomas Sondegau, Rabu (16/11/2016).

Katanya, bagaimana bisa memenuhi kebutuhan listik ketika Papua menjadi tuan rumah PON 2020, jika kondisi kini seperti sekarang.

"Kami minta pihak PLN jeli melihat masalah ini. Kalau alasannya defisit daya atau pembangkit listrik di Oria, Kabupaten Jayapura rusak akibat lumpur, sampah dan lainnya kan sudah sering terjadi. Kenapa tak ada langkah antisipasi. Ini alasan saja," ucapnya.

Untuk Telkomsel menurut Thomas, pihaknya akan mencari bukti-bukti apakah benar kabel optik di perairan laut Sarmi menjadi penyebab jaringan data internet di Jayapura terganggu, seperti apa yang disampaikan pihak Telkom/Telkomsel.

"Kami akan cari bukti. Apakah benar kabel optik putus atau ada permainan. Kenapa setiap gempa sedikit putus. Kondisi ini tidak bisa terus jadi alasan. Janji Telkom/Telkomsel, 19 November jaringan data sudah normal. Kalau tidak, kami akan panggil Telkom/Telkomsel. Jangan sampai karena faktor tertentu kemudian menyapaikan berbagai alasan kepada konsumen," katanya.

Salah satu karyawan swasta, warga Kota Jayapura, Calvin mengatakan, pemadaman listrik dan kondisi jaringan internet kini sangat menggangu aktivitas pekerjaannya.

"Pekerjaan saya berhubungan dengan internet. Dengan kondisi listrik dan internet seperti sekarang ini jelas menggangu saya dalam bekerja," kata Calvin kepada Jubi.

Ia berharap, pihak PLN dan Telkom/Telkomsel segera mencari solusi agar hal-hal seperti itu tak terus terulang kedepannya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Wadubes AS cek program kerjasama di Papua

Selanjutnya

Nasib Damri belum jelas, dikhawatirkan pasar mama-mama terkena imbas

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe