Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. Papua terus berupaya tingkatkan produksi kakao
  • Minggu, 08 Juli 2018 — 12:42
  • 575x views

Papua terus berupaya tingkatkan produksi kakao

kakao merupakan perkebunan rakyat yang familiar dengan masyarakat Papua
Ilustrasi petani kakao – Dok.Jubi
Alexander Loen
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi – Dinas Perkebunan Provinsi Papua terus berupaya  meningkatkan produksi kakao, dengan melakukan perluasan areal, intensifikasi dan rehabilitasi pertanian.

Kepala Dinas Perkebunan Provinsi Papua, Jhon Nahumury mengatakan komoditas kakao dari Papua telah memiliki pangsa pasar yang baik. Oleh karena itu perlu adanya perluasan areal, intensifikasi dan rehabilitasi pertanian agar produksi meningkat dan hama serta penyakit terus menurun.

“Ini yang kami dorong terus, apalagi setelah kami canangkan tiada hari tanpa perawatan, produksi kakao sudah meningkat di sentra-sentra kakao,” kata Jhon kepada wartawan, di Jayapura belum lama ini,

Menurut ia, saat ini petani lokal di Papua belum mampu memenuhi permintaan dalam negeri yang mencapai 750 ton, namun pihaknya optimististis,  ke depan akan ada kemajuan signifikan.

Sebab ujar ia, kakao merupakan perkebunan rakyat yang familiar dengan masyarakat Papua, sehingga di sentra-sentra pengembangannya terus digalakkan peningkatan produksi.

“Pengembangan kakao biasanya terkendala serangan hama, sehingga dengan adanya gerakan massal tiada hari tanpa perawatan dan pemeliharaan tanaman kakao, diharapkan dapat meningkatkan produksi,” ujarnya.

Asisten Bidang Perekonomian dan Kesejahteraan Rakyat Sekda Papua, Noak Kapisa mengatakan Pemerintah Provinsi Papua terus mendorong para petani lokal  mengembangkan komoditas kopi dan kakao. Hal ini dalam rangka memersiapkan diri memenuhi permintaan pasar.

"Ini kesempatan bagi petani untuk meningkatkan produksi, apalagi harga kakao dan biji kopi di pasaran terus membaik dan permintaan pasar meningkat," kata Elia.

Untuk pengembangan dua komoditas ini, ujar ia, wilayah Mamta sangat strategis untuk kakao. Sementara wilayah Pegunungan Papua sangat baik untuk kopi. "Kopi dari wilayah pegunungan punya cita rasa sendiri, dan petani sekarang mulai melakukan perluasan lahan," tutupnya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

PKK jadi penopang utama kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan

Selanjutnya

Soedarmo : media di tanah Papua diharapkan dukung kebijakan pemerintah

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Polhukam |— Jumat, 21 September 2018 WP | 6199x views
Koran Jubi |— Senin, 17 September 2018 WP | 5776x views
Polhukam |— Kamis, 20 September 2018 WP | 3942x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe