Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nusa
  3. Solok Selatan butuh 400 traktor untuk mengolah lahan
  • Senin, 09 Juli 2018 — 13:33
  • 564x views

Solok Selatan butuh 400 traktor untuk mengolah lahan

Daerah itu memiliki lahan persawahan seluas 10.160 hektare yang dikelola sekitar 800 kelompok tani.
Ilustrasi, petani, pixabay.com
ANTARA
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Padang, Jubi - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan, Sumatera Barat, membutuhkan 400 unit traktor tangan atau mesin bajak sawah untuk membantu petani mengolah lahan pertanian dan meningkatkan produksi padi. Daerah itu memiliki lahan persawahan seluas 10.160 hektare yang dikelola sekitar 800 kelompok tani.

"Setiap kelompok tani idealnya memiliki satu mesin bajak sementara yang tersedia saat ini baru 400 unit," kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana Dinas Pertanian Kabupaten Solok Selatan, Zamzami di Padang Aro, Senin, (9/7/2018).

Menurut Zamzami, saat ini petani memilki mesin bajak sebanyak 192 unit yang merupakan bantuan dari dana APBN, sisanya berasal dari bantuan APBD Solok Selatan, termasuk dari bantuan pokok pikiran anggota DPRD setempat sehingga total keseluruhannya menjadi 400 unit.

"Semua bantuan mesin bajak yang masuk ke daerah ini sudah disalurkan kepada kelompok tani yang tersebar di enam kecamatan," ujar Zamzami, menjelaskan.

Ia mengakui satu kecamatan di Sangir Balai Janggo tidak dibantu mesin bajak sawah, karena wilayah itu merupakan kawasan perkebunan sawit dan tidak memiliki lahan sawah.

Bantuan terbaru mesin bajak sawah diterima Solok Selatan sebanyak 17 unit pada April 2018 dan telah dibagikan kepada petani. Petani penerima bantuan harus diberikan pelatihan untuk pengoperasian mesin tersebut agar lebih optimal.

"Tidak semua petani bisa dan mengetahui cara yang benar dalam menggunakan mesin tersebut, apalagi mesin bajak roda empat sehingga perlu difasilitasi bagaimana cara memakai dan merawatnya agar bantuan mesin ini bisa tahan lama," katanya.

Penambahan mesin pertanian berupa mesin bajak masih dibutuhkan guna mencapai program khusus swasembada pangan yang dicanangkan pemerintah pusat. Selain itu jaringan irigasi tersier untuk pengairan sawah masyarakat juga masih sangat dibutuhkan, bahkan hampir di seluruh kecamatan. (*)

loading...

Sebelumnya

Ekspor cakalang dari NTT ke Jepang meningkat

Selanjutnya

Puluhan kapal terbakar di Benoa diduga tidak berasuransi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe