Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Kadistan pantau pengelolaan singkong di Kemtuk
  • Kamis, 17 November 2016 — 19:06
  • 452x views

Kadistan pantau pengelolaan singkong di Kemtuk

“Sebagai pemerintah sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan tetapi betul-betul permintaan itu dilakukan bertujuan untuk pengembangan usaha,” katanya kepada Jubi, Kamis (17/11/2016).
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Jayapura Adolof Yoku ketika mengamati pengelolaan singkong beracun menggunakan mesin – Jubi/Engel Wally
Engelbert Wally
Editor : Timoteus Marten
LipSus
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:20 WP
Features |
Sabtu, 24 Februari 2018 | 11:03 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 22:57 WP
Features |
Kamis, 22 Februari 2018 | 07:49 WP

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sentani, Jubi – Kepala Dinas Pertanian (Kadistan) Kabupaten Jayapura, Adolof Yoku telah mengunjungi Kelompok Usaha Tani Tib Inyim Kampung Mamei, Distrik Kemtuk, Rabu (16/11/2016).

Saat yang sama ia memantau sejauhmana kemajuan usaha perkebunan singkong beracun di kampung tersebut. Singkong ini merupakan baku tepung tapioka.

Sebelumnya Dinas Pertanian memberikan mesin pengelolaan singkong bagi masyarakat.

“Sebagai pemerintah sudah menjadi kewajiban kami untuk membantu masyarakat yang membutuhkan bantuan tetapi betul-betul permintaan itu dilakukan bertujuan untuk pengembangan usaha,” katanya kepada Jubi, Kamis (17/11/2016).

Ia mengatakan bantuan mesin bukanlah satu ukuran, tetapi niat dari kelompok untuk menekuni usaha yang perlu di apresiasi, karena lewat usaha tersebut akan terjadi peningkatan pendapatan keluarga.

“Ada sejumlah kelompok usaha yang juga mendapat perhatian yang sama, yang terpenting adalah niat dalam melakukan usaha untuk meningkatkan sumber pendapatan ekonomi keluarga. Sekalipun mempunyai fasilitas yang banyak tapi tidak ada niat maka sia-sia juga bantuan yang diberikan ini,” ujarnya.

Ketua Kelompok Tib Inyim Benyamin Samon yang mendapat bantuan mesin dari pemerintah mengaku sangat berterima kasih atas bantuan dan perhatian pemerintah kepada kelompoknya.

“Usaha singkong yang kami tekuni memberikan manfaat yang  besar untuk peningkatan ekonomi keluarga. Selain itu juga kelompoknya mampu menghasilkan singkong kering dalam sekali panen mencapai 350 kg dan ini kalau di uangkan dapat menghasilkan 25 juta/bulan,” katanya. (*)

loading...

Sebelumnya

Peternak mendapatkan bimtek pengelolaan ternak sapi

Selanjutnya

Kata warga, pusat kota Sentani itu dimana?

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer
Berita Papua |— Sabtu, 17 Februari 2018 WP | 6693x views
Pasifik |— Rabu, 14 Februari 2018 WP | 3326x views
Penkes |— Rabu, 21 Februari 2018 WP | 2835x views
Lapago |— Jumat, 16 Februari 2018 WP | 2371x views
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe