Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Anim Ha
  3. Stok pupuk bersubsidi di distributor sebanyak 2.800 ton
  • Selasa, 10 Juli 2018 — 19:34
  • 493x views

Stok pupuk bersubsidi di distributor sebanyak 2.800 ton

“Memang hitungan untuk 23.000 hektar lahan yang dibuka petani pada musim gaduh ini, masih kurang. Namun, saya sudah usulkan ke provinsi lagi penambahan 4.300 ton, tetapi belum direspon,” ungkap Santoso, kepada sejumlah wartawan, Selasa (10/7/2018).
Kadis Pertanian dan Tanaman Pangan Merauke, Eddy Santoso, saat memberikan keterangan pers – Jubi/Frans L Kobun
Ans K
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Merauke, Jubi – Kepala Dinas Pertanian dan Tanaman Pangan Kabupaten Merauke, Edy Santoso, mengatakan stok pupuk bersubsidi di tingkat distributor sebanyak 2.800 ton. Sebagian besar pupuk, baik urea maupun SP-36 itu, sudah didistribusikan ke para pengecer.

“Memang hitungan untuk 23.000 hektar lahan yang dibuka petani pada musim gaduh ini, masih kurang. Namun, saya sudah usulkan ke provinsi lagi penambahan 4.300 ton, tetapi belum direspon,” ungkap Santoso, kepada sejumlah wartawan, Selasa (10/7/2018).

Dikatakan, dengan usulan tambahan pupuk tersebut, agar bisa memenuhi kebutuhan dari petani di sejumlah kampung yang menjadi sentra pertanian.

Dalam musim gaduh ini, lanjut Santoso, sudah 21.000 hektar lahan dibuka petani.

“Saya jamin hingga akhir Juli, sudah tercapai targetnya bahkan bisa terjadi over,” katanya.

“Saya memberikan jaminan pembukaan lahan mengalami over target, karena petani di sejumlah lokasi eks transmigrasi, membuka lahan dalam skala luas,” ujarnya menambahkan.

Seorang petani di Distrik Semangga, Suwito, mengaku pihaknya sering mengalami kesulitan mendapatkan pupuk bersubsidi ketika datang musim tanam.

“Memang kami dapat informasi bahwa ada pupuk, namun begitu ke pengecer, katanya sudah habis. Sebenarnya berapa kuota yang mestinya di dapat petani di masing-masing kampung,” tanya Suwito. (*)

loading...

Sebelumnya

Izin ada di provinsi, Satpol PP Merauke tak bisa tertibkan penggalian pasir ilegal

Selanjutnya

Hendrik: Pungutan dilakukan sepanjang ada kesepakatan bersama ortu siswa

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe