Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Tim sepak bola Thailand akhirnya bisa keluar dari gua
  • Rabu, 11 Juli 2018 — 11:15
  • 270x views

Tim sepak bola Thailand akhirnya bisa keluar dari gua

Tim sepak bola "Wild Boars", yang berusia antara 11 dan 16 tahun, beserta pelatih mereka yang berusia 25 tahun terperangkap sejak 23 Juni 2018, saat menyusuri gua di provinsi utara Chiang Rai, Thailand.
Ilustrasi, Gua, pixabay.com
tempo.co
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
Papua No. 1 News Portal | Jubi , Jakarta,Jubi - Tim penyelamat berhasil mengevakuasi 12 anak laki-laki Thailand dan pelatih sepak bola mereka dari dalam gua. Tim sepak bola "Wild Boars", yang berusia antara 11 dan 16 tahun, beserta pelatih mereka yang berusia 25 tahun terperangkap sejak 23 Juni 2018, saat menyusuri gua di provinsi utara Chiang Rai, Thailand. "Kami tidak yakin apakah ini mukjizat, sains, atau apa. 13 anggota Wild Boars sekarang keluar dari gua," tulis pernyataan satuan Navy SEAL, yang memimpin penyelamatan, di halaman Facebooknya, seperti dilaporkan Reuters, Rabu (11/7/2018). Para penyelam Inggris menemukan 13 korban dalam kondisi lapar dan berkerumun dalam kegelapan di kamar gua yang berlumpur dan sebagian banjir beberapa kilometer di dalam kompleks gua Tham Luang, pada Senin pekan lalu. Dalam foto tak bertanggal yang diterbitkan oleh Angkatan Laut Kerajaan Thailand pada Selasa, (10/7/ 2018) menunjukkan empat personel Angkatan Laut Thailand SEAL keluar dengan aman setelah misi penyelamatan 13 korban dari gua sejak 23 Juni di Mae Sai, provinsi Chiang Rai, Thailand utara. Upaya penyelamatan selama berhari-hari bagaimana mengeluarkan korban yang terjebak diluncurkan pada Minggu (8/7/2018), ketika empat dari anak laki-laki pertama berhasil dibawa keluar. Empat lainnya diselamatkan sehari berikutnya dan empat anak laki-laki terakhir beserta pelatih dibawa keluar pada Selasa 10 Juli. Keberhasilan ini diwarnai kesedihan setelah penyelam angkatan laut Thailand gugur pada Jumat 6 Juli saat operasi penyelamatan. "Saya ingin menyampaikan kepada pelatih ucapan terima kasih karena membantu anak-anak itu bertahan selama ini," kata seorang perempuan desa Chiang Rai dengan mata berkaca-kaca, yang menyaksikan langsung operasi penyelamatan. Kepala misi penyelamatan, Narongsak Osottanakorn, menyebut peyelematan itu sebagai anugrah. "Tidak ada yang berpikir kami bisa melakukannya. Itu adalah dunia pertama," Narongsak Osottanakorn. Delapan anak laki-laki yang dibawa oleh penyelam pada Minggu dan Senin dalam kondisi yang baik, kata seorang pejabat kesehatan senior, seperti dilansir dari Associated Press. Mereka diberi roti dengan cokelat seperti yang mereka minta. Sekretaris Kementerian Kesehatan Umum, Jedsada Chokdumrongsuk, mengatakan empat anak laki-laki pertama yang diselamatkan sekarang dapat makan makanan normal, meskipun mereka belum dapat makan hidangan pedas yang disukai oleh banyak orang Thailand. Sementara dua dari anak laki-laki kemungkinan terinfeksi paru-paru tetapi delapan orang sehat. "Anak-anak adalah pemain sepak bola, jadi mereka memiliki sistem kekebalan yang tinggi. Semua orang bersemangat tinggi dan senang untuk keluar. Tetapi kami akan meminta psikiater untuk mengevaluasi mereka." kata Jedsada.(*)
loading...

Sebelumnya

Kereta tergelincir di Turki tewaskan 10 orang

Selanjutnya

Gelombang panas di Kanada sebabkan 70 orang meninggal

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe