Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nusa
  3. Anak orangutan ditemukan mati di bukit Lawang
  • Rabu, 11 Juli 2018 — 16:03
  • 748x views

Anak orangutan ditemukan mati di bukit Lawang

Temuan anak orangutan Sumatera yang sudah tak bernyawa itu terjadi pada akhir bulan Juni , oleh seorang pemandu wisata di kawasan tersebut.
Ilustrasi, bayi orangutan, pixabay.com
ANTARA
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)
Papua No. 1 News Portal | Jubi , Medan, Jubi - Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser, menemukan anak orangutan Sumatera yang mati di kawasan wisata Bukit Lawang, di Kecamatan Bahorok, Kabupaten Langkat. Temuan anak orangutan Sumatera yang sudah tak bernyawa itu terjadi pada akhir bulan Juni , oleh seorang pemandu wisata di kawasan tersebut. "Anak orangutan yang mati tersebut diperkirakan berusia tiga tahun dan kondisinya sedang diseret oleh induknya ketika ditemukan," kata Kepala bidang Teknis Konservasi, Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser (BBTNGL), Adi Nurul Hadi di Medan, Rabu, (11/7/2018) Penemuan anak orangutan yang mati tersebut juga telah dikoordinasikan dengan sejumlah mitra, di antaranya Yayasan Orangutan Sumatra Lestari-Orangutan Information Center (YOSL-OIC). Sedangkan pada 1 Juli, jasad anak orangutan itu dapat diamankan dari induknya tanpa dibius dan segera dibawa ke kantor dan diotopsi tim dokter hewan. Proses otopsi tersebut dilakukan untuk mengetahui penyebab kematian anak orangutan itu, termasuk kemungkinan untuk mengindentifikasi kemungkinan adanya virus atau penyakit yang dapat membahayakan orangutan lain. "Secara umum, tidak ditemukan adanya peluru, tapi ada sedikit lembam pada jasad anak orangutan itu," kata Adi menjelaskan. Kepala SPTN Wilayah 5 Bahorok, Palber Turnip, mengatakan masih meneliti penyebab kematian anak orangutan tersebut. "Kalau ditemukan ada gejala lain yang mengkhawatirkan, kami menyarankan agar BBTNGL melakukan assessment," kata Palber. (*)
loading...

Sebelumnya

Kepolisian Jateng bakal menindak pemalsu SKTM

Selanjutnya

BMKG ingatkan ancaman titik panas di Kalbar

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe