Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Polhukam
  3. PMKRI Jayapura: aparat pelaku kekerasan terhadap mahasiswa Papua harus dihukum
  • Rabu, 11 Juli 2018 — 18:53
  • 1342x views

PMKRI Jayapura: aparat pelaku kekerasan terhadap mahasiswa Papua harus dihukum

"(Mahasiswa Papua) hanya diskusi saja langsung dibubarkan . Ini sangat ironis. Di tempat lain orang tonton bebas tapi mahasiswa Papua dibungkam ruang demokrasinya
Ketua Presidium PMKRI St.Efrem Jayapura Benidiktus Bame dan PPO Presidium Pengembangan Organisasi Andrian Kasela -(Jubi/Hengky Yeimo)
Hengky Yeimo
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi - Ketua Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Santo Eefrem Jayapura, Benediktus Bame meminta kejelasan hukuman terhadap aparat keamanan gabungan yang terdiri dari TNI, Polri dan Satpol PP yang melakukan tindakan kekerasan terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, baru-baru ini.

"Kami minta tindak tegas pelaku kekerasan terhadap mahasiswa Papua di Surabaya, " kata Bame kepada Jubi, Rabu (11/8/2018).

Menurutnya, tindakan aparat polisi itu sudah sangat arogan dan melanggar hak asasi manusia.

"(Mahasiswa Papua) hanya diskusi saja langsung dibubarkan . Ini sangat ironis. Di tempat lain orang tonton bebas tapi mahasiswa Papua dibungkam ruang demokrasinya," katanya.

Lanjut Bame, masyarakat Papua sudah resah dan gelisah bertahan hidup di tengah ketidaknyamanan ini. "Jika hal ini terjadi terus bagimana kehidupan di hari esok," katanya.

Senada dengan itu, seorang anggota PMKRI Gerry Warombri mengatakan, PMKRI Jayapura minta pelaku kekerasan harus diproses hukum dan diadili.

"Jika hal ini tidak diperhatikan, aparat akan terus sewenang wenang terhadap mahasiswa Papua dimana saja," katanya. (*)

 

 

 

loading...

Sebelumnya

Gubernur dan wakil gubernur terpilih harus bebas dari intervensi timses

Selanjutnya

SKP HAM: buka ruang demokrasi untuk mahasiswa Papua, usut pelecehan seksual

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe