Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Nusa
  3. BMKG ingatkan ancaman titik panas di Kalbar
  • Kamis, 12 Juli 2018 — 13:39
  • 649x views

BMKG ingatkan ancaman titik panas di Kalbar

Munculnya titik panas itu dari sisa kebakaran lahan dan hutan akibat berkurangnya curah hujan di kawasan setempat.
Ilustrasi, kebakaran hutan, pixabay.com
ANTARA
Editor : Edi Faisol

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Pontianak, Jubi - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Mempawah, mengingatkan munculnya titik panas di Kalimantan Barat dalam beberapa pekan ini. Munculnya titik panas itu dari sisa kebakaran lahan dan hutan akibat berkurangnya curah hujan di kawasan setempat.

"Memasuki bulan Juli 2018, curah hujan di wilayah Kalimantan Barat berkurang, mulai rendah hingga menengah. Akumulasi curah hujan pada 10 hari terakhir di wilayah Kalbar pada umumnya terjadi peningkatan yang tidak signifikan," kata Kepala BMKG Mempawah, Wandayantolis, Kamis, (12/7/2018).

Peringatan BMKG itu berdasarkan pemantauan yang menunjukan sudah terdapat 28 lokasi titik panas  dalam akumulasi 10 hari ini.

“Kondisi itu dipengaruhi secara umum curah hujan di wilayah Kalbar pada 10 hari ke depan diperkirakan berkisar antara 30 hingga  100 mili meter per dasarian dan lebih rendah dari normalnya”, kata Wandayantolis, menjelaskan.

Tercatat massa udara saat ini bergerak dari tenggara-selatan, bersifat kering dan lebih cepat dari biasanya, sehingga berpengaruh terhadap wilayah Kalbar bagian barat yang diperkirakan curah hujannya lebih rendah dibanding bagian hulu.

Wandayantolis mengingatkan kepada masyarakat agar waspada terhadap dampak pengurangan curah hujan berupa kemunculan titik panas dan peningkatan suhu udara. Ia meminta agar masyarakat  tidak membakar lahan atau aktivitas lain yang bisa menimbulkan kebakaran hutan. (*)

loading...

Sebelumnya

Anak orangutan ditemukan mati di bukit Lawang

Selanjutnya

Perampok bersenjata api di Pekanbaru terkepung Polisi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe