Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Mamta
  3. Warga lebih suka buang sampai di sungai dan pinggir jalan
  • Kamis, 12 Juli 2018 — 13:43
  • 415x views

Warga lebih suka buang sampai di sungai dan pinggir jalan

Belum semua warga masyarakat Kota Sentani Kabupaten Jayapura sadar untuk menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggalnya. Meski Dinas Lingkungan Hidup setempat telah mengeluakan aturan berupa tempat dan waktu membuang sampah, namun masih banyak warga yang belum mau manaatinya.
Sampah yang menumpuk di Pasar Pharaa Sentani - Jubi/Yance Wenda 
Yance Wenda
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Belum semua warga masyarakat Kota Sentani Kabupaten Jayapura sadar untuk menjaga kebersihan di lingkungan tempat tinggalnya. Meski Dinas Lingkungan Hidup setempat telah mengeluakan aturan berupa tempat dan waktu membuang sampah, namun masih banyak warga yang belum mau manaatinya.

Dari pantauan Jubi awal pekan lalu di beberapa tempat di Kota Sentani, masih banyak warga masyarakat yang membuang sampah tidak pada tempatnya. Mereka masih terus melanggengkan kebiasaan membuang sampah di kali atau meletakkan kantong plastik sampah di pinggir jalan.

Sutomo mengatakan sejak dikeluarkan peraturan oleh Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Jayapura tahun lalu, belum semua masyarakat memahami aturan itu.

"Masih ada saja yang buang sampah bukan pada tempat. Padahal sudah diasang tulisan dilarang buang sampah," ucapnya. 

Sutomo menceritakan dirinya tingal di dekat sungai. Setiap saat muncul rasa khawatir melihat banyak sekali sampah yang terbawa ars sungai. Artinya, masih banyak warga masyarakat yang membuang sampai di sungai. 

"Seharusnya masyarakat tu sadar, gara-gara  buang sampah di kali, itu biang musibah yang terjadi di dermaga Yahim, " ucap Sutomo, warga Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura. 

Ia berharap masyarakat sadar akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, salah satunya dengan membuang sampah pada tempatnya.

"Kalo masyarakat sadar kan itu baik. Kota kita bersih dan petugas ambil sampah di setiap tempat yang sudah ditentukan," kata Tomo, sapaan akrabnya.

Hal lain disampiakan Irma Febriyanti. Warga Kampug Sereh ini mengatakan kesadaran masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan memang belum sepenuhnya muncul.

"Orang -orang ne masi saja datang buang sampah dengan karung, karton, dan plastik di pinggir jalan sini. Dong kira ne tempat sampah kah," katanya. 

Ia mengatakan apa susahnya membuang sampah di bak penampungan sampah atau tempat sampah yang sudah disediakan pemerintah daerah.

"Buang sampah di tempat yang sudah ditentukan itu dong mi tapi bayar kah? Saya heran dengan orang-orang ini kayak tidak sadar begitu," ucap Irma dengan nada kesal. (*)

loading...

Sebelumnya

Ketua DPRD: Sarmi butuh lapas

Selanjutnya

50 pekerja kelapa sawit yang di PHK meminta penjelasan perusahaan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe