Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Otonomi
  3. 25 persen perempuan Papua diharapkan mampu tembus parlemen
  • Kamis, 12 Juli 2018 — 16:36
  • 492x views

25 persen perempuan Papua diharapkan mampu tembus parlemen

rendahnya keterwakilan perempuan berdampak pada rendahnya kapasitas representasi perempuan.
Asisten Bidang Pemerintahan Papua, Doren Wakerkwa – Jubi.Dok
Alexander Loen
Editor : Syam Terrajana
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Jayapura, Jubi – Mengingat sampai saat ini kuota 30 persen keterwakilan perempuan di parlemen belum tercapai. Maka pemerintah provinsi Papua berharap pada pemilihan legislatif 2019 mendatang, 25 persen kaum perempuan Papua mampu duduki kursi DPRP, DPRD maupuan DPR RI.

Asisten Bidang Pemerintahan Papua, Doren Wakerkwa mengatakan keterwakilan perempuan di partai politik atau lembaga legislatif belakangan ini telah menjadi obsesi perempuan.

“Perempuan Papua punya hak berbicara tentang pemerintah, pembangunan, perekonomian, pendidikan dan kesehatan,” kata Wakerkwa kepada wartawan, di Jayapura, Rabu (11/7/2018).

Ia tekankan, kedudukan perempuan sama dengan laki-laki. Namun pada kenyataan selalu ada di luar dan tidak dipandang. Sehingga untuk memerjuangkan semua ini, dirinya mengajak kaum perempuan untuk mampu bersaing di Pileg 2019.

Menurut ia, rendahnya keterwakilan perempuan berdampak pada rendahnya kapasitas representasi perempuan. Sebab, kata ia, pada kenyataanya masih sedikit perempuan yang memegang tampuk kepemimpinan di jabatan-jabatan publik.

“Tentu ini persoalan yang harus dibenahi oleh negara,” kata Wakerkwa.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai PAN Papua, Abock Busup mengatakan pada Pileg 2019, pihaknya akan memposisikan calon legislatif (caleg) perempuan di nomor 1 dan 2, baik tingkat pusat, provinsi maupun kabupaten/kota.

“Adanya 30 persen keterwakilan perempuan sebagaimana yang diamanatkan undang-undang tentunya memberikan peluang bagi kaum perempuan untuk turut berkompetisi di panggung politik,” kata Busup.

Untuk caleg perempuan, ujar ia, akan diprioritaskan bagi mereka yang merupakan tokoh perempuan atau yang sebelumnya telah menjabat anggota DPR kemudian mencalonkan lagi.

"Untuk Provinsi pada dapil (daerah pemilihan) tertentu, kami akan tempatkan perempuan di nomor urut 1. Dan kami sudah ada bayangan, sehingga tidak lagi boleh bilang perempuan ada ketinggalan," ujarnya. (*)
 

 

 

loading...

Sebelumnya

ASN Pemprov Papua tak disiplin bakal kena sanksi ini

Selanjutnya

OPD di Papua diminta tingkatkan pelayanan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe