Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Lapago
  3. 2020, Jayawijaya ingin semua OPD terapkan ASB
  • Kamis, 12 Juli 2018 — 16:42
  • 428x views

2020, Jayawijaya ingin semua OPD terapkan ASB

Dengan adanya ASB ini, seluruh OPD dari sisi kinerja diharapkan akan semakin baik dan terukur. Selain itu, ASB ini juga setiap item belanja di masing-masing OPD akan dianalisis dan distandarisasi atau disamakan
Diskusi tentang penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) Kabupaten Jayawijaya-Jubi/Islami
Islami Adisubrata
Editor : Syam Terrajana

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi 

Wamena, Jubi -   Pemerintah Kabupaten Jayawijaya berupaya di tahun 2020  mendatang, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah dapat menerapkan Analisis Standar Belanja (ASB).

Untuk itu, Kamis (12/7/2018) bertempat di Aula Bappeda Jayawijaya pemerintah daerah Jayawijaya mendiskusikan tentang penerapan ASB tersebut, dimana pada  2019 akan ada sejumlah OPD yang mulai menerapkan hal itu.

Asisten I Setda Jayawijaya, Tinggal Wusono mengatakan, dokumen ini diharapkan menjadi bagian instrumen dalam penyusunan anggaran khususnya APBD. Dengan dokumen ini nantinya standar pembiayaan dari setiap item belanja pada masing-masing OPD dalam kegiatan pasti akan sama, dan yang terpenting berapa pun uang yang dikeluarkan berasal dari APBD, target kinerja dari masing-masing OPD diharapkan semakin maksimal.

Dengan adanya ASB ini, seluruh OPD dari sisi kinerja diharapkan akan semakin baik dan terukur. Selain itu, ASB ini juga setiap item belanja di masing-masing OPD akan dianalisis dan distandarisasi atau disamakan. "Sehingga tidak ada berbeda antara OPD satu dengan OPD lainya," katanya.

Dijelaskan, dalam penyusunan ASB ini Jayawijaya didampingi konsultan dari Universitas Gajah Mada dalam melakukan analisis.

Sementara ini ada 19 item kegiatan yang sudah distandarisasikan, dari 19 item itu nanti item-item yang di dalam secara pembelanjaan akan dibakukan. "Sehingga harapan akan sangat terukur dan tidak terjadi pemborosan biaya," ujar dia.

Kepala Bappeda Jayawijaya, Petrus Mahauze mengaku penerapan ASB ini agar ke depan dalam proses pengalokasian dana tidak lagi menggunakan prakiraan, tidak lagi gunakan estimasi tetapi sudah punya standar belanja yang pasti.

"Contoh, ingin bangun jalan untuk satu kilo misalnya 1,5 Miliar rupiah, sehingga tidak bisa dibilang 5 Miliar rupiah jadi sudah ada standarnya, itu yang menjadi dasar intrumen," ujar Mahuze.

Sedangkan penyesuaian variabelnya, kata dia, pemerintah daerah akan punya harga standar satuan sesuai dengan kondisi daerah. Dimana, hal ini merupakan salah satu kesepakatan dengan KPK, sehingga dalam proses perencanaan dan penganggaran kita wajib menggunakan ASB dalam penyusunan program kegiatan di semua OPD.

Ini juga supaya di akhir anggaran tidak ada lagi kekurangan dan kelebihan anggaran karena sudah dihitung kewajarannya. "Kita harap implementasinya paling lambat di 2020, dimana dari 19 item yang ada ke depan bisa dikembangkan dengan 30-35 jenis ASB yang akan digunakan oleh semua OPD," ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Ini potensi kendala kampanye imunisasi campak Rubella di Nduga  

Selanjutnya

Jayawijaya akan luncurkan gerakan cegah TB

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe