Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Koran Jubi
  3. Bersatu mendukung imunisasi
  • Sabtu, 14 Juli 2018 — 12:36
  • 848x views

Bersatu mendukung imunisasi

Tokoh adat dan pemuka agama di Papua bersatu mendukung kegiatan imunisasi Campak dan Rubella untuk melindungi satu juta anak. Imunisasi dilakukan gratis selama dua bulan.
Anung Sugihantono dari Kementerian Kesehatan RI memberikan sambutan saat pertemuan di Hotel Grand Abe, Abepura, Kota Jayapura - Jubi/Agus Pabika
Agus Pabika
Editor : Syofiardi
LipSus
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 18:26 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

PARA pemuka agama dan adat di Tanah Papua menyatakan siap mendukung imunisasi Campak dan Rubella (MR) dengan target cakupan kurang lebih satu juta anak di seluruh pelosok Provinsi Papua. Imunisasi massal MR akan dilaksanakan gratis pada 1 Agustus sampai 31 September 2018.

Pernyataaan dukungan disampaikan dalam Pertemuan Pimpinan Agama, Adat, dan Mitra Strategis dalam mendukung imunisasi massal MR yang dihadiri Ketua Nahdlatul Ulama (NU) Papua, Haji Toni Wanggai, Keuskupan Jayapura, Pastor Aventinus Jenaru, dan Ketua I Dewan Adat Weynand Watory, di Hotel Grand Abe, Kota Jayapura, Senin, 9 Juli 2018.

“Kami ingin setiap anak di Tanah Papua mendapatkan kesehatan fisik dan rohani yang baik, untuk memastikan setiap anak mendapatkan haknya untuk hidup sehat, maka kami akan melakukan imbauan kepada umat kami untuk mengikuti imunisasi MR di setiap kegiatan keagamaan kami,” ujar Pastor Aventinus Jenaru.

Ketua NU Papua Haji Toni Wanggai mengatakan setiap lapisan dan tokoh masyarakat berpengaruh di Tanah Papua mengemban tugas untuk menjadi corong mensosialisaikan imunisasi MR.

“Sebagian besar daerah Tanah Papua terdiri dari daerah terpencil dengan akses yang terbatas, bila setiap lapisan masyarakat terutama tokoh masyarakat adat dan agama di Tanah Papua bersatu untuk mendukung pelaksanaan imunisasi MR maka Insya Allah, kita bisa mengatasi hambatan akses dan logistik,“ ujarnya.

Anung Sugihantono dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dalam sambutannya mengatakan sekitar satu juta anak usia sembilan bulan sampai kurang dari 15 tahun akan menjadi sasaran vaksin Campak dan Rubella di Provinsi Papua. Hampir seluruh kabupaten di provinsi Papua dinyatakan sebagai daerah yang rentan resiko dan atau sangat rentan resiko, karena faktor akses yang terbatas.

"Kampanye imunisasi Campak dan Rubella di Papua ini merupakan bagian dari program nasional di 28 provinsi di luar pulau Jawa, menyasar sekitar 32 juta anak, kegiatan ini merupakan tahap kedua imunisasi Campak dan Rubella yang tahap pertama telah dilaksanakan Agustus dan September 2017 di seluruh pelosok pulau Jawa yang berhasil menyasar sekitar 35 juta anak," ujarnya.

Ia menambahkan Pemerintah Indonesia berkomitmen untuk mengentaskan Campak dan Rubella pada 2020. Terkait imunisasi massal Campak dan Rubella, pemerintah telah menetapkan target capaian nasional 95 persen dengan ketentuan tidak ada daerah yang berada di bawah angka capaian 80 persen untuk memastikan keberhasilan kampanye tersebut.

“Penyakit ini sudah bisa dicegah dan sangat merugikan bila tidak ditangani dengan baik untuk mencegah, anak, orangtua, dan keluarga harus ikut terlibat dalam imunisasi massal ini,” ujarnya.

Menurutnya, pemerintah berupaya mengembangkan strategi dan untuk operasional dari imunisasi massal ini dibutuhkan dukungan dari semua pihak. Caranya dengan hadir di lingkungan masing-masing memberikan kesadaran kepada masyarakat untuk ikut ambil bagian dalam imunisasi.

Untuk mewujudkan Indonesia bebas Polio, katanya, dibutuhkan dukungan dari pemerintah daerah, dinas kesehatan setempat untuk tidak melupakan kesehatan masyarakat dibantu oleh para  petugas kesehatan (bidan) untuk selalu di tempat tugas untuk melayani masyarakat yang datang berobat.

"Ini tugas kita bersama untuk menyadarkan dan membawa masyarakat ke tempat imunisasi agar mereka bebas dari penyakit baik Polio, Campak, dan Rubella yang mematikan dan bisa merugikan tubuh kita," ujarnya.

Ketua I Dewan Adat Papua Weynand Watory menyatakan akan mengimbau seluruh masyarakat adat di Papua untuk berperan aktif mensosialisasikan imunisasi massal dan memastikan setiap anak di komunitas masing-masing mengikuti imunisasi untuk penyelamatan manusia asli Papua.

“Setiap masyarakat adat di Papua memiliki kedekatan emosional yang dekat dengan tokoh mereka. Kami akan aktif untuk melakukan pendekatan kepada masyarakat kami untuk mengikuti program imunisasis massal MR ini, “ ujarnya.

Pemerintah Indonesia telah menetapkan target capaian nasional 95 persen dengan ketentuan tidak ada daerah yang berada di bawah angka capaian 80 persen untuk memastikan keberhasilan kampanye.

Dinas Kesehatan Provinsi Papua akan melaksanakan pemberian imunisasi ini di 380 Puskesmas dan seluruh Posyandu serta TK/PAUD di Papua. Selain itu, pemberian imunisasi akan menyasar 2.547 SD/MI, 672 SMP/MTs, dan 13 Sekolah Luar Biasa.

"Penyakit Rubella terkadang tidak menunjukkan tanda-tanda signifikan atau jelas pada anak, tetapi jika dilakukan pencegahan sejak dini dapat menghindarkan anak dari kebutaan, kepala kecil, katarak, hingga gangguan pendengaran,” kata dr Aaron Rumainum.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Provinsi Papua tersebut menjelaskan untuk campak jika tidak dilakukan pencegahan sejak awal dapat menyebabkan anak terkena radang paru, radang otak, kebutaan, hingga gizi buruk. (*)

loading...

Sebelumnya

Ketika para pelanggan PLN berbicara

Selanjutnya

Ortu SMPN 1 Merauke kaget, ada pungutan tanpa kuitansi

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe