Festival Film Papua
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide
  1. Home
  2. Meepago
  3. KPU Dogiyai tunggu keputusan PTUN Makassar
  • Jumat, 18 November 2016 — 12:15
  • 2191x views

KPU Dogiyai tunggu keputusan PTUN Makassar

Menurut Butu, paslon Apedius Mote dan Frenny Anouw mengajukan gugatan lantaran keputusan Panwaslu Dogiyai yang meloloskan paslon Herman Auwe dan Stefanus Wakei yang sebelumnya tidak lolos oleh KPU setempat.
Foto bersama Komisioner KPU dengan Pasangan Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati Kabupaten Dogiyai - Foto: KPU Dogiyai Dok
Abeth You
abethamoyeyou@gmail.com
Editor : Zely Ariane

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Jayapura, Jubi – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Dogiyai, Matias Butu mengaku hingga saat ini pihaknya masih menunggu keputusan PTUN Makassar atas pengajuan gugatan yang dilakukan oleh pasangann calon (Paslon) Apedius Mote dan Frenny Anouw.

Menurut Butu, paslon Apedius Mote dan Frenny Anouw mengajukan gugatan lantaran keputusan Panwaslu Dogiyai yang meloloskan paslon Herman Auwe dan Stefanus Wakei yang sebelumnya tidak lolos oleh KPU setempat.

“Kami masih menunggu keputusan PTUN Makassar atas paslon Mote-anouw. Jujur saja, Panwaslu Kabupaten Dogiyai itu menyimpang dari aturan. Namun begitu karena sudah ada keputusan itu maka kami sudah akomodir pasangan Herman Auwe dan Stefanus Wakei,” jelas Matias Butu ketika dikonfirmasi Jubi, Kamis, (17/11/2016).

Ia mengatakan, sebelumnya KPU menyatakan paslon Auwe-Wakei tidak sah karena berkas persyaratan calon di form B3 dan form B4 KWK, yakni kesepakatan hubungan partai politik tidak lengkap.

“Untuk partai PBB satu kursi dan PKPI satu kursi. Ditandatangani bukan lagi oleh DPC di tingkat kabupaten. Kemudian di form kesepakatan gabungan parpol yang seharusnya ada cap basah itu belum ada cap,” ungkap Butu.

“Sedangkan SK pencalonan yang dipakai Auwe-Wakei itu juga dikeluarkan oleh DPN PKPI versi Pjs. Harusudarno dan Samuel Samsong. Itu setelah kami cek ke Kemenkumham juga,” katanya.

“Jika PTUN Makassar menyatakan mengakomodir Mote-Anouw, kami tetap akomodir kembali. Tapi kalau gagal berarti tidak. Kemarin kita akomodir Paslon Auwe-Wakei dengan nomor urut 6. Jadi, sampai saat ini di Dogiyai ada enam pasangan calon dari lima sebelumnya,” tuturnya.

Ia tambahkan, dukungan PKPI terhadap Mote-Anouw sudah lengkap dan memenuhi syarat mulai dari DNP PKPI sampai DPC Dogiyai.

Terpisah, Ketua Panwaslu Dogiyai, Hengky Wakei mengatakan, pihaknya menerima permohonan yang diajukan pasangan calon (paslon) Herman Auwe dan Stefanus Wakei (Auwe-Wakei) terkait Keputusan KPU Kota Jayapura yang meloloskan paslon Apedius Mote dan Frenny Anouw (Mote-Anouw) yang didukung partai PKPI yang juga mendukung paslon Mote-Anouw.

“UU Nomor 10 tahun 2016, pasal 3 dan 4 disitu sudah jelas. Intinya, persoalan Parpol antara Mote-Anouw dan Auwe-Wakei itu kami sudah selesaikan dalam putusan Panwas Dogiyai. Lalu selama tiga hari KPU menentukan sikap dan mengakomodir Auwe-Wakei,” kata Hengky.

Terkait Paslon Mote-Anouw yang mengajukan persoalan itu ke PTUN Makassar panwas menganggap itu hak setiap warga, karena memang kalau ada Paslon yang keberatan bisa naikan ke PTUN.

“Panwas kerja mengacu ke UU 10 tahun 2016 pasal 1, 3 dan 4. Jadi setelah nanti ada putusan di PTUN, kemungkinan ada naik ke tingkat atas lagi,”ujarnya. (*)

Tinggalkan Komentar :

Sebelumnya

Kurang pangan pasca banjir, Kadis Wege Muka bagikan Raskin 12 ton

Selanjutnya

Dinas P dan K diminta perhatikan nasib guru honorer di Meepago

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga
Terkini

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : redaksionline@tabloidjubi.com

Copyright © 2016. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe