Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Berita Papua
  3. ULMWP : TPN PB dan aparat keamanan Indonesia tak boleh korbankan warga sipil
  • Selasa, 17 Juli 2018 — 06:37
  • 2409x views

ULMWP : TPN PB dan aparat keamanan Indonesia tak boleh korbankan warga sipil

Ia menegaskan kelompok bersenjata yang disebut-sebut sebagai pelaku kekerasan di Keneyam, Nduga beberapa hari menjelang dilaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) adalah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN PB).
Posisi Kampung Alguru yang berseberangan dengan Bandar Udara Keneyam, Nduga - Foto Satelit
Victor Mambor
Editor :
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jayapura, Jubi - United Liberation Movement for West Papua (ULMWP) mempertanyakan tindakan aparat keamanan (TNI dan Polri) yang masih saja menggunakan kekuatan berlebihan dalam menangani konflik bersenjata yang terjadi di Papua.

“Setelah hampir enam puluh tahun pendudukan dan dua puluh tahun demokrasi mengapa Indonesia masih saja melancarkan perang terhadap orang-orang yang dianggap sebagai warganya sendiri?” tanya Jacob Rumbiak, juru bicara ULMWP melalui sambungan telepon, Senin (16/7/2018).

BACA Bupati Nduga : Saya minta warga tidak lari sembunyi ke hutan

Pertanyaan juru bicara ULMWP ini ditujukan pada insiden penyisiran yang terjadi di Keneyam, Kabupaten Nduga, Rabu pekan lalu.

Menurut Rumbiak, di kabupaten seperti Nduga yang terletak di pedalaman yang terisolir, apakah perlu menggunakan serangan dari udara yang notebene bisa mengakibatkan warga sipil menjadi korban.

Ia menegaskan kelompok bersenjata yang disebut-sebut sebagai pelaku kekerasan di Keneyam, Nduga beberapa hari menjelang dilaksanakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) adalah Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPN PB).

“Mereka adalah TPN PB yang berkewajiban untuk membela dan melindungi tanah dan rakyat West Papua,” ungkap Rumbiak.

BACA Kapolda : Di Nduga tidak ada operasi militer, namun operasi penegakan hukum

Ia mengaku telah mendapatkan konfirmasi tentang aktifitas kelompok yang disebut oleh aparat keamanan sebagai Kelompok Kriminal Separatis Bersenjata (KKSB) ini.

“Jika aparat keamanan mengejar TPN PB, silahkan saja. Itu menjadi sebuah perang antara TPN PB dengan TNI dan Polri yang tidak boleh korbankan warga sipil. TPN PB dan aparat keamanan Indonesia tak boleh korbankan warga sipil,” ujar Rumbiak.

Aparat keamanan Indonesia, seperti disampaikan oleh Kepala Penerangan Kodam Cenderawasih Kolonel Inf Muhammad Aidi membantah menembaki warga sipil dalam pengejaran kelompok bersenjata di Kabupaten Nduga, Provinsi Papua.

“Aparat keamanan itu selalu membalas tembakan dari arah tembakan itu berasal. Kejadian terakhir pada 11 Juli lalu, saat satu buah helikopter milik polisi melakukan pendistribusian logistik dari Timika ke Kenyam, mendapatkan serangan tembakan dari arah Aluguru,” jelas Kolonel Inf Muhammad Aidi.

BACA : Klasis Kingmi Keneyam: Tiga orang meninggal paska penyisiran aparat keamanan

Ia juga menegaskan tidak ada penggunaan helikopter milik TNI saat insiden penyisiran tanggal 11 Juli, melainkan heliopter milik kepolisian yang digunakan mengangkut logistik dari Timika ke Keneyam. (*)

loading...

Sebelumnya

Harput dibantai 7-0, Persewar dampingi Persitoli

Selanjutnya

Jamaah calhaj Kota Jayapura mulai berangkat ke Tanah Suci 30 Juli

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe