Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Jayapura Membangun
  3. Guru dan tenaga medis tidak mendapat TPB
  • Selasa, 17 Juli 2018 — 20:41
  • 3802x views

Guru dan tenaga medis tidak mendapat TPB

“Sudah banyak jenis tunjangan yang diberikan kepada mereka. Tunjangan sertifikasi, tunjangan daerah terpencil, tunjangan kinerja dan jabatan. Ini sudah termasuk banyak yang diberikan,”  jelas Bupati Awoitauw.
Kepala Dinas Pendidikan saat memberikan penjelasa kepada pengurus PGRI Kabupaten Jayapura - Jubi/Engel Wally.
Engelbert Wally
Editor : Edho Sinaga
LipSus
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:14 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 15:38 WP
Features |
Sabtu, 18 Agustus 2018 | 09:47 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sentani, Jubi – Bupati Jayapura Mathius Awoitauw mengatakan, Tunjangan Pendapatan Bersyarat (TPB) yang dituntut selama ini kepada Pemerintah Daerah tidak diberikan kepada Guru dan tenaga medis. Hal ini diutarakannya setelah melakukan pertemuan dengan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Jayapura di ruang VIP Bupati.

“Sudah banyak jenis tunjangan yang diberikan kepada mereka. Tunjangan sertifikasi, tunjangan daerah terpencil, tunjangan kinerja dan jabatan. Ini sudah termasuk banyak yang diberikan,”  jelas Bupati Awoitauw usai melakukan pertemuan dengan PGRI, Selasa (17/7/2018).

Dikatakan, Pemerintah Daerah telah memangkas sejumlah tunjangan di berbagai bidang. Dan hanya membuat satu bentuk tunjangan saja dan itu tidak diberikan kepada guru dan tenaga medis.

Menurutnya hal ini yang tidak dipahami oleh PGRI sehingga lupa untuk mensosialisasikan kepada para Guru di daerah, malah sebaliknya membuat tuntutan kepada Pemerintah Daerah.

“Kita kerja untuk melayani masyarakat, semua birokrasi yang menyangkut anggaran sudah kami pangkas habis. Anggaran operasional birokrasi tidak boleh lebih besar dari anggaran pelayanan publik. Oleh sebab itu saya tegaskan kepada semua pihak bahwa yang tidak serius bekerja untuk pelayanan masyarakat segera angkat kaki dari pemerintahan ini,” tegas Bupati.

Kepala Dinas Pendidikan Kabupten Jayapura Alpius Toam menjelaskan tunjangan guru sudah diatur dalam aturan Kementerian Keuangan terkait tunjangan yang akan diterima oleh para guru, seperti tunjangan sertifikasi, non sertifikasi, tunjangan daerah terpencil dan masih banyak lagi tunjangan lainnya yang diterima termasuk ada sejumlah tunjangan atas kebijakan Pemerintah Daerah.

 “Kalau guru terima lagi tunjangan yang ada saat ini seperti TPB, maka akan menyalahi aturan yang sudah ditetapkan oleh Kementerian Keuangan,” ujarnya. (*)

loading...

Sebelumnya

Memajukan pariwisata, masyarakat harus siap membuka diri

Selanjutnya

Bupati Jayapura: Kalau tidak ada APBK, ADD tidak akan dikucurkan

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe