Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Perempuan dan Anak
  3. Diplomatic Tour untuk pemberdayaan perempuan di Papua
  • Kamis, 19 Juli 2018 — 18:10
  • 1183x views

Diplomatic Tour untuk pemberdayaan perempuan di Papua

Sebanyak 37 perwakilan dari kedutaan besar dan organisasi internasional di Indonesia mengikuti diplomatic tour dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) untuk mengamati perkembangan pembangunan perempuan di wilayah timur Indonesia, khususnya Papua.
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, (ketiga dari kiri) dalam sebuah kesempatan – Jubi/Tempo.co
ANTARA
Editor : Dewi Wulandari
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Sorong, Jubi - Sebanyak 37 perwakilan dari kedutaan besar dan organisasi internasional di Indonesia mengikuti Diplomatic Tour dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) untuk mengamati perkembangan pembangunan perempuan di wilayah timur Indonesia, khususnya Papua.

"Diplomatic Tour sudah dilakukan sebelumnya di Aceh pada 2016. Kali ini dilakukan di Sorong dan Raja Ampat. Ide saya memang untuk melibatkan para duta besar sehingga ketika mereka ke daerah di Indonesia mereka paham kondisi pembangunan perempuan dan anak seperti apa," kata Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Yembise, usai dengar pendapat dengan Dewan Adat Papua di Sorong, Kamis (19/7/2018).

Ia mengatakan kegiatan kali ini mengangkat tema "Exhibition of Women Empowerment in Papua Land" dan bertujuan menginformasikan capaian kemajuan pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak di wilayah timur Indonesia. Serta, komitmen dan keseriusan pemerintah dan masyarakat Papua Barat dalam memajukan perempuan dan anak dalam segala bidang pembangunan kepada masyarakat internasional.

Papua memiliki kekhususan dan keistimewaan dengan latar belakang nilai-nilai adat, budaya, dan agama yang berakar kuat pada masyarakatnya.

"Pelaksanaan pembangunan di Papua juga tidak dapat dilepaskan dari peran tiga pilarnya atau tiga tungku, yaitu adat, agama, dan pemerintah. Ini yang menjadi keunikan," ujar Yohana Yembise.

Ia menambahkan perempuan Papua atau biasanya dikenal dengan Mama-Mama Papua memiliki andil besar dalam roda perekonomian daerah. Pertumbuhan usaha-usaha kecil dan mikro makin berkembang di kalangan Mama-Mama Papua, di antaranya membuat kerajinan tangan khas Papua, seperti noken, lukisan kulit kayu, dan anyaman khas Papua.

"Kami sangat berharap, para peserta Diplomatic Tour yang merupakan representasi masyarakat internasional memperoleh gambaran utuh mengenai Papua. Khususnya terkait capaian kinerja pemerintah dan masyarakat Papua dalam pembangunan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak," ujar dia.

Rangkaian kegiatan Diplomatic Tour 2018 akan berlangsung 19-21 Juli 2018, dimulai dengan dengar pendapat dengan Dewan Adat Papua (DAP) dan welcome dinner di hari pertama.

Selain itu rombongan juga akan mengunjungi tiga lokasi (site visit), yakni SD Inpres 109 Kota Sorong dan SMP Negeri 1 Kota Sorong untuk melihat upaya perlindungan anak dan tumbuh kembangnya, serta mengunjungi Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Kota Sorong, untuk melihat upaya-upaya yang telah dilakukan dalam menangani persoalan perempuan dan anak.

Rangkaian kegiatan akan ditutup dengan mengunjungi Pulau Piaynemo dan Sauwandarek di Raja Ampat. Selain perwakilan kedutaan besar juga ikut serta tiga organisasi internasional di antaranya UNHCR, UNICEF, dan UN. (*)

loading...

Sebelumnya

Modern Dance dan Hip Hop eksis di Jayapura

Selanjutnya

86 ribu anak di Kota Jayapura ditargetkan ikut imunisasi campak dan rubella

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe