Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Dunia
  3. Israel sepakat gencatan senjata usai tentaranya tewas
  • Minggu, 22 Juli 2018 — 14:31
  • 5481x views

Israel sepakat gencatan senjata usai tentaranya tewas

Hamas mengatakan pada Sabtu (21/7/2018)  telah menyetujui gencatan senjata dengan Israel di Jalur Gaza.
Ilustrasi, perang
tempo.co
Editor : Edi Faisol
LipSus
Features |
Kamis, 20 September 2018 | 09:41 WP
Features |
Rabu, 19 September 2018 | 16:08 WP
Features |
Selasa, 18 September 2018 | 07:24 WP
Features |
Senin, 17 September 2018 | 19:13 WP

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Papua No. 1 News Portal | Jubi ,

Jakarta, Jubi - Israel sepakat gencatan senjata dengan Hamas usai tentaranya tewas sehari setelah bentrokan di sepanjang perbatasan Gaza-Israel. Hamas mengatakan pada Sabtu (21/7/2018)  telah menyetujui gencatan senjata dengan Israel di Jalur Gaza.

Seorang juru bicara militer Hamas mengatakan alasan gencatan senjata untuk memenuhi kehidupan sipil di Gaza yang harus kembali kondusif.

"Dengan upaya Mesir dan PBB telah disepakati untuk kembali ke situasi yang kondusif antara (Israel) dan faksi Palestina," kata Fawzi Barhoum, juru bicara kelompok Hamas di Gaza.

Tercatat pada Jumat (20/7/2018), orang-orang bersenjata Palestina menembak seorang tentara Israel dan dibalas militer Israel dengan melancarkan puluhan serangan udara yang menewaskan empat orang Palestina, termasuk tiga pejuang Hamas. Akibat serangan ini setidaknya 120 warga Gaza terluka.

Warga Palestina memeriksa pos pengamatan militer yang terkena tembakan tank Israel di timur Khan Younis, Jalur Gaza selatan.  "Seorang tentara tempur IDF tewas dalam kegiatan operasional di dekat Jalur Gaza selatan. Selama insiden itu, pasukan teroris menembak pasukan IDF dan tentara IDF terluka parah,” tulis pernyataan IDF atas kematian tentaranya, pada Jumat malam.

Sebelumnya pada  Menteri Pertahanan Israel Avigdor Lieberman, mengunjungi Sderot, sebuah kota Israel dekat Gaza yang sering dihujani oleh roket Palestina selama bertahun-tahun.

"Para pemimpin Hamas memaksa kita ke situasi tanpa pilihan di mana kita perlu untuk memulai operasi militer yang luas dan menyakitkan," kata Lieberman.

Pada Sabtu, Israel menggempur Hamas dalam kampanye pemboman terbesarnya sejak perang 2014, ketika militan Gaza menembakkan puluhan roket ke arah Israel.

Israel mengatakan tidak tertarik terlibat dalam perang lain dengan Hamas tetapi tidak akan lagi mentoleransi serangan militan Gaza yang meluncurkan layang-layang dan balon terbang api melintasi perbatasan dan telah membakar pertanian dan tanaman cagar alam, serta membunuh satwa liar di Israel.

Namun Hamas pada Jumat mengatakan akan melanjutkan protes dan peluncuran perangkat pembakar di Israel. Seorang pemimpin Hamas, Khalil al-Hayya, mengatakan rotes akan tetap dilakukan.

“Dan alat-alat protes akan terus dikembangkan dan beragam, termasuk layang-layang api, sampai tujuan kami tercapai,” katanya. (*)

 

loading...

Sebelumnya

Musim haji, Mekkah tangani 4 ribu ton sampah per hari

Selanjutnya

Panen melimpah harga durian di Malaysia hanya Rp 3500

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe