TUTUP
Facebook Twitter Google+ RSS RSS
Show/Hide

  1. Home
  2. Kalimantan
  3. Polisi Sampit berantas carnophen di kalangan pelajar
  • Minggu, 20 November 2016 — 15:40
  • 1923x views

Polisi Sampit berantas carnophen di kalangan pelajar

Kepolisian Resor Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, makin gencar memberantas narkoba, khususnya obat terlarang jenis carnophen atau zenith yang kini marak beredar di kalangan pelajar.
Gedung Badan Narkotika Nasional (BNN) di Jakarta. --tempo.co
ANTARA
Editor : Lina Nursanty

PERHATIAN!!!

Penggunaan sebagian atau seluruh materi dalam portal berita ini tanpa seijin redaksi tabloidjubi.com akan dilaporkan kepada pihak berwenang sebagai tindakan pelanggaran terhadap Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 Tentang HAK CIPTA dan/atau UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE)

Jubi | Portal Berita Tanah Papua No. 1,

Sampit, Jubi – Kepolisian Resor Kotawaringin Timur, Kalimantan Tengah, makin gencar memberantas narkoba, khususnya obat terlarang jenis carnophen atau zenith yang kini marak beredar di kalangan pelajar. “Pelajar menjadi sasaran karena harga obat terlarang ini relatif terjangkau. Tapi kami bertekad akan terus memberantas peredaran carnophen dan narkoba jenis lainnya,” kata Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Hendra Wirawan di Sampit, Sabtu (19/11/2016).

Carnophen atau lebih dikenal dengan nama zenith, dilarang dijual bebas karena termasuk obat keras. Namun kenyataan di lapangan, peredaran obat ini sangat marak, bahkan hingga di kawasan pelosok Kotawaringin Timur.

Kondisi yang sangat memprihatinkan karena obat terlarang itu makin marak menyasar kalangan pelajar. Ini sangat mengancam nasib generasi muda yang diharapkan akan menjadi pemimpin di masa yang akan datang. Selain memberantas dan memproses hukum pengedar dan bandar narkoba, Polres juga memasang foto dan identitas terduga pengedar dan bandar zenith pada sebuah baliho besar yang dipasang di depan Markas Polres.

“Selain hukum formal, kami berharap sanksi sosial ini akan membuat pelaku jera dan tidak ada lagi orang yang berniat menjadi pengedar dan bandar narkoba. Langkah kami ini mendapat respons positif dari masyarakat,” kata Hendra.

Maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba melibatkan pelajar di Kotawaringin Timur, juga menjadi perhatian Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah. Awal pekan tadi, BNN menggelar pelatihan pencegahan narkoba bagi kepala sekolah dan guru bimbingan konseling. 

Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Kalimantan Tengah, Kombes Polisi Sumirat Dwiyanto menyebutkan, penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar di Indonesia sekitar 27 persen dari total pecandu narkoba. Dari sekitar 35.800 pecandu narkoba di Kalimantan Tengah, maka pelajar dan mahasiswa di provinsi ini yang menjadi pecandu narkoba berkisar 10.000 sampai 11.000 orang. (*)

loading...

Sebelumnya

Dua petani tewas disambar petir

Selanjutnya

PLN percepat perbaikan kerusakan di Sampit

Komen Saya

Laporan Warga

Simak Juga

Terkini

Populer
Dunia |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4869x views
Polhukam |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 4293x views
Polhukam |— Minggu, 14 Oktober 2018 WP | 4158x views
Advertorial |— Selasa, 09 Oktober 2018 WP | 3489x views
Lembar Olahraga |— Rabu, 10 Oktober 2018 WP | 2943x views

Subscribe to our mailing list

* indicates required
Jl. Sakura Gg Jati I No A5, Perumnas II Waena Jayapura - Papua (99351)
Telp: 0967 - 574209
Fax : 0967 - 574216
Email : [email protected]

Copyright © 2013. All rights Reserved PT Jujur Bicara Papua

Search Engine Submission - AddMe